Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:37 WIB

Target Sofyan 7 Juta Sertifikat tapi Tahun Depan

Oleh : - | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:15 WIB
Target Sofyan 7 Juta Sertifikat tapi Tahun Depan
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan penerbitan tujuh juta sertifikat lahan dan tanah pada 2018. Sang menteri terancam reshuffle?

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah memprioritaskan akses pada masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah, yang masih bermasalah mengenai legalitas asetnya.

"Di mana selama ini masih rendah. Oleh karena itu, tahun ini pemerintah sertifikasi 5 juta tanah, dan nanti 2018 menjadi 7 juta," ujar Sofyan dalam konferensi pers RAPBN 2018 dan Nota Keuangan di Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Hingga saat ini, kata dia, aset masyarakat yang memiliki sertifikat baru sekitar 46 juta. Padahal, total ada 126 juta aset yang harus disertifikasi. Mayoritas dari aset itu adalah lahan.

Sofyan mengakui, jumlah masyarakat kelas menengah dan bawah yang memiliki aset bersertifikat, sangatlah minim. Alhasil, mereka kesulitan mengakses perbankan. Dengan gencarnya sertifikasi lahan ini, rasio inklusi keuangan yang saat ini 64% diharapkan semakin meningkat.

Mantan menko perekonomian Kabinet Kerja Jilid I ini mengklaim, masyarakat cukup antusias dengan kebijakan pemerintah menerbitkan sertifikasi tanah dan redistribusi aset. Saat ini, penyalurannya tercatat sudah mencapai 250 ribu hektar tanah dengan 1,3 juta sertifikasi siap diberikan.

"Selama ini konflik tanah cukup kuat. Baik dari masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan swasta, hingga masyarakat dengan pemerintah. Ketika tidak ada sertifikasi maka masyarakat yang lemah akan menjadi korban," kata Sofyan. [tar]

Komentar

 
x