Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 08:32 WIB

72 Tahun Indonesia Merdeka

Bos Pertamina Perjuangkan Kemandirian Energi

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:54 WIB
Bos Pertamina Perjuangkan Kemandirian Energi
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Boyolali - Tak terasa, umur republik ini sudah 72 tahun. Memang sudah tidak muda lagi. Meski begitu, Indonesia masih belum bisa mandiri di bidang energi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Elia Massa Manik mengakui, saat ini, Pertamina masih harus mengimpor minyak mentah (crude oil) serta Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kita masih harus berjuang, bagaimana bisa memiliki sumber secara independen. Sekarang kan kita masih impor," jelas Massa, sapaan akrabnya usai upacara Peringatan Kemerdekaan RI ke-72 di di Terminal BBM Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (17/8/2017).

Tahun ini, kata Massa, Pertamina diproyeksikan bakal mengimpor minyak mentah sebanyak 155,39juta barel. Angka ini meningkat 15,96% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 134juta barel.

Massa bilang, dengan adanya pengembangan dan eksplorasi kilang minyak baru, diharapkan pada 2023, Pertamina bisa meraih swasembada BBM. Disamping

itu, untuk mencapai kedaulatan energi diperlukan juga integrasi antar BUMN untuk bisa meningkatkan kompetisi.

Misalnya, integrasi proyek lapangan gas bumi Jambaran Tiung Biru (JTB) yang merupakan gabungan antara Pertamina dan PLN. Dimana, lapangan gas JTB menghabiskan investasi senilai US$1,5 miliar dengan produksi gas sebesar 330 mmscfd dengan penjualan sebesar 172 mmscfd selama 16 tahun (plateau).

Dari 172 mmscfd itu, sebanyak 100 mmscfd akan disalurkan ke PLN Wilayah Gresik dengan harga US$7,6 per mmbtu untuk industri Jawa Tengah dan Jawa Timur. [ipe]

 
x