Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 01:57 WIB

72 Tahun Indonesia Merdeka

Pemprov Jabar Kebut Program Listrik Desa

Oleh : - | Sabtu, 19 Agustus 2017 | 09:09 WIB
Pemprov Jabar Kebut Program Listrik Desa
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter


INILAHCOM, Bandung - Di usia RI ke-72 tahun, Pemprov Jawa Barat ogah rakyatnya hidup dalam era kegelapan alias tak bisa nikmati listrik. Sebanyak 26.142 rumah tangga miskin, ditarget segera menikmati setrum.

Program listrik untuk masyarakat miskin dan tidak mampu ini, diinisiasi Pemprov Jabar melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Dinas ESDM) telah meneken kontrak dengan perusahaan penyedia usaha jasa penunjang tenaga listrik (kualifikasi pembangunan pemasangan).

Penandatanagan disaksikan GM PLN Distribusi Jawa Barat, Iwan Purwana di Kota Bandung, Senin lalu (14/8/17). Langkah ini merupakan titik awal pekerjaan penyambungan listrik bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Jawa Barat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jabar, Eddy I M Nasution yang juga Plt Kepala Dinas ESDM, menjelaskan, terdapat 11 perusahaan pemenang tender yang menandatangani kontrak, dengan 25 kota kab sasaran kerja.

Kota/Kab yang menjadi sasaran program pada tahun ini meliputi Cianjur, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kab. Bogor, Depok, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Purwakarta, Karawang, Kota Bandung, Cimahi, Kab. Bandung Barat, Subang, Kab. Tasik, Kota Tasik, Banjar, Ciamis, Pangandaran, Cirebon, Majalengka, Indramayu, dan Kuningan.

"Akhir Agustus pekerjaan fisik akan segera dikerjakan. Ini adalah kabar yang menggembirakan, Karena listrik masuk desa atau daerah-daerah terpencil itu membuat berbagai peluang. Dari mulai taraf pendidikan yang meningkat Karena anak-anak Jabar bisa belajar pada malam harinya dengan listrik dan penerangan yang baik," kata Eddy dalam rilis kepada INILAHCOM, Jumat (18/8/2017).


Estimasi Eddy, dalam waktu tiga bulan, program penyambungan listrik untuk 26.142 RT sasaran itu, bakal rampung. "Kendala tiap tahun adalah kami semakin susah mencari lokasi yang akan disambungi listrik, karena posisi tempat tinggal sasaran yang semakin terpencil. Alhamdulillah yang kali ini adalah yang telah ada jaringannya dan masyarakat miskin yang menjadi target adalah yang telah terdaftar di TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan)," papar Eddy.

Sementara, GM PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana mengapresiasi Pemprov Jabar dalam pemberian bantuan penyambuangan listrik bagi masyarakat miskin dan tidak mampu ini sebagai upaya akselerasi peningkatan rasio elektrifikasi di Jawa Barat. "Khusus untuk kesuksesan ini, kami juga akan melakukan percepatan-percepatan khususnya pada daerah yang jaringannya belum ada," kata Iwan.

Iwan mengatakan, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan dan berharap sesegera mungkin ada solusi melalui komunikasi yang baik. "Misalnya ada warga yang bertempat tinggal di tengah hutan milik Perhutani. Nah ini tentu perlu ada ijin dari Perhutani apakah warga yang tinggal di tengah hutan begitu boleh kami listriki atau ada solusi lain dengan pemindahan rumah-rumah tersebut," kata Iwan. [ipe]

Komentar

 
x