Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:34 WIB

Ditjen Migas ubah Status Perusahaan Inspeksi

Oleh : - | Rabu, 23 Agustus 2017 | 12:04 WIB
Ditjen Migas ubah Status Perusahaan Inspeksi
Logo Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengubah status perusahaan inspeksi menjadi lebih independen atau tidak di bawah Ditjen Migas.

"Kalau dulu namanya Perusahaan Jasa Inspeksi Teknis (PJIT). Sekarang karena ada Permen ESDM No 38 tahun 2017 berubah menjadi Perusahaan Inspeksi (PI), dan pemerintah lebih menjadi fungsi pengawasan saja," kata Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Patuan Alfons di Kantor Ditjen Migas, Jakarta, Rabu (23/8/2017).

Ia menjelaskan perusahaan jasa inspeksi teknis adalah perusahaan jasa yang membantu migas untuk melangsungkan pemeriksaan teknis dalam rangka menjamin keselamatan kegiatan usaha migas instansi dan peralatan.

Dengan adanya Permen 38, PIJT tidak ada lagi tapi menjadi PI. Tujuannya yaitu menjamin keselamatan. Dan Ditjen Migas tidak bertanggungjawab untuk hal tersebut. "Perusahaan Inspeksi sekarang independen, jadi ditunjuk langsung oleh Badan Usaha," katanya.

Dalam penentuan klasifikasi, diberlakukan peringkat PI. Ada tiga klasifikasi yaitu kelas utama dimana nilai lebih besar dari 90, kedua adalah kelas madya dengan nilai 80-90 dan kelas pertama dengan nilai minimum 70-80.

Adapun parameter dalam penilaian adalah tiga aspek meliputi administrasi dengan bobot nilai maksimum 25%, aspek teknis dengan bobot nilai maksimum 65% dan aspek keuangan dengan nilai maksimum 10%.

Penetapan pemeringkatan PI adalah untuk membina daya saing yang sehat dan go internasional. Kemudian tujuan lainnya adalah agar perusahaan PI lebih mengutamakan keselamatan, keamanan dan kehandalan operasi minyak bumi guna mewujudkan kegiatan usaha migas yang efektif, efisien, handal serta aman.

Saat ini ada 17 perusahaan yang sudah ditetapkan surat pengesahan sebagai perusahaan inspeksi. Namun 11 diantaranya masih dalam kategori surat pengesahan sementara.

Sebanyak enam perusahaan yang sudah disahkan adalah PT Devnusa Roga Planindo, PT Indospec Asia, PT Trihasco Utama, PT Sertco Quality, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) dan PT Sucofindo (Persero).

Sedangkan yang mendapatkan pengesahan sementara adalah PT Mafhindo Utama, PT Depriwangga, PT Valarbi, PT Marka Inspektindo, PT Nusakura Standarindo, PT Farrald Teknindo, PT Titis Sampurna Inspection, PT Radiant Utama Interisco, PT Carsurin Oil Anda Gas Service, PT PJ Tek Mandiri dan PT Sertifikasi Raharja Indonesia.

Bagi perusahaan yang mendapatkan pengesahan sementara diberikan waktu enam bulan untuk memenuhi persyaratan wajib diantaranya memiliki ISO 17020, Sertifikasi Kualifikasi serta Kompetensi untuk Tenaga Ahli Pelaksana Inspeksi dan Tenaga Ahli Pendukung. [tar]

Komentar

 
x