Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 08:35 WIB

Bea Cukai Tegas Tindak Penjual Miras Ilegal

Oleh : - | Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:11 WIB
Bea Cukai Tegas Tindak Penjual Miras Ilegal
(Foto: beacukai)
facebook twitter

INILAHCOM, Tanjung Balai - Saat ini masih sering ditemukan, banyak kedai atau toko tak berizin yang menjual minuman beralkohol, seperti yang ada di Simpang Sei Dua, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Bea Cukai pun semakin meningkatkan pengawasan.

"Bea Cukai mempunyai kewenangan penuh dalam melakukan pemeriksaan Barang Kena Cukai. Pengawasan semakin kami tingkatkan mengingat Kota Tanjung Balai merupakan salah satu daerah pemasaran Barang Kena Cukai berupa minuman beralkohol dan rokok yang sangat potensial," tegas Kepala Kantor Bea Cukai Teluk Nibung, M. Syahirul Alim, Rabu (23/8/2017).

Pengawasan mutlak diperlukan untuk memastikan aturan cukai telah dilaksanakan, yang artinya Barang Kena Cukai tersebut peredarannya dapat dikendalikan dan penerimaan negara tetap terjaga. "Bagi yang menghalangi pemeriksaan, Undang-Undang telah menginstruksikan pengenaan denda terhadap pihak yang menghalangi tersebut," tambah Syahirul.

Komitmen Bea Cukai Teluk Nibung terbukti saat pemeriksaan sebuah kedai/toko, yang berdasarkan informasi dari masyarakat, tidak memiliki izin namun dengan bebas menjual minuman beralkohol, pada Jumat (18/8/2017). Dengan tidak menggangu kegiatan jual beli yang sedang dilakukan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap minuman beralkohol yang dijual di toko tersebut dan menemukan minuman berkadar alkohol di atas 5%.

M Syahirul mengungkapkan, menurut aturan, minuman dengan kadar antara 5% hingga 20% yang merupakan golongan B dan di atas 20% yang merupakan golongan C adalah wajib dilekati pita cukai. Mengacu pada ketentuan pengawasan peredaran minuman beralkohol dari Kementerian Perdagangan, maupun Undang-Undang Cukai, penjual minuman dengan kadar alkohol diatas 5% wajib mempunyai izin dari Bea Cukai, berupa Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC).

"Semua minuman beralkohol yang ditemukan di toko tersebut wajib dilekati pita cukai. Selain itu, kami juga menemukan rokok berbagai macam merk. Rokok yang merupakan Barang Kena Cukai ini juga wajib dilekati pita cukai sesuai aturan. Sayangnya, setelah kami periksa, 78 botol minuman beralkohol dan 320 bungkus rokok tersebut menggunakan pita cukai ilegal," jelasnya. [*]

 
x