Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:37 WIB

Mentan Intip Rekening 40 Investor Swasta, Ada Apa?

Oleh : - | Kamis, 24 Agustus 2017 | 12:53 WIB
Mentan Intip Rekening 40 Investor Swasta, Ada Apa?
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Tanggerang - Sebanyak 40 investor swasta siap mengembangkan serta mendistribusikan hasil inovasi teknologi dalam bidang pertanian yang memudahkan proses penanaman.

Namun sebelum itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman akan mengintip rekening 40 investor tersebut. Lho ada apa Pak?

"Ada 40 swasta yang mengusulkan, tinggal evaluasi. Yang dilihat cukup satu saja, isi rekeningnya, berapa isinya apakah sudah siap menyalurkan alat-alat ini?" kata Mentan Amran ketika meninjau hasil inovasi teknologi pertanian di Serpong, Tangerang, Kamis (24/8/2017).

Inovasi yang dikembangkan antara lain, traktor beroda empat, alat tanam padi, alat tanam bawang, hortikultura hulu-hilir, alat panen bawang dan "combine harvester".

Menurut Amran jika alat-alat sudah siap maka tahun ini akan dianggarkan untuk pengembangan, produksi hingga distribusinya.

Hingga saat ini Kementerian Pertanian masih mengevaluasi semua 40 pihak swasta tersebut untuk dikaji bagaimana kesiapan dari investor tersebut.

Untuk "combine harvester", katanya, mampu menekan biaya produksi hingga 50%. Jika dulu petani menghabiskan biaya Rp2 juta dalam sekali produksi maka dengan inovasi "combine harvester" hanya menghabiskan Rp1 juta.

Selain itu masa panen bisa dilakukan dua kali, sebab masa panen bisa dipangkas lebih cepat, dalam waktu tiga jam bisa untuk satu hektare. Kemudian untuk hasil produksi mampu meningkat sampai 15%.

Amran sempat mencoba traktor beroda empat tersebut dan memahami bagaimana cara kerja alat tersebut. Ia juga memberikan masukan tentang alat panen bawang agar dibuat lebih efisien dalam mengurangi tanah sehingga tersisa bawangnya saja.

Ia memproyeksikan setiap tahun siap untuk mendistribusikan sekitar 80.000 hingga 100.000 alat baru teknologi pertanian. Upaya tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

"Saya ingin itu para pemuda petani mau untuk turun ke lapangan, sehingga produktivitas pertanian bisa meningkat dari tangan-tangan pemuda," katanya.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendistribusikan belum dijelaskan secara rinci, sebab masih mengevaluasi pihak swasta serta memperbaiki peralatan yang belum sempurna. [tar]

Komentar

 
x