Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 06:12 WIB

Pedagang tak Ikuti HET Beras, Enggar Tebar Ancaman

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 24 Agustus 2017 | 17:09 WIB
Pedagang tak Ikuti HET Beras, Enggar Tebar Ancaman
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku akan terus memantau penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas beras medium dan premuim bagi setiap pelaku usaha/pedagang, kalau tidak ada sanksi yang bakal diterima.

"Kita akan persuasi, agar taat. Kalau ga taat ya kita kasih tahu, jangan dagang lagi ya," kata Enggar di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Tak hanya itu Enggar juga bilang, pelaku usaha wajib mencantumkan label keterangan jenis beras. Apakah beras itu berjenis medium ataukah jenis premium pada kemasan serta label harga eceran tertingginya.

"Pelaku usaha yang menjual harga beras melebihi HET dikenakan sanksi pencabutan izin usaha oleh pejabat penerbit, setelah sebelumnya diberikan peringatan tertulis paling banyak dua kali oleh pejabat penerbit," ucapnya.

Enggar menerangkan, saat ini porsi konsumsi jenis beras di masyarakat untuk beras medium ada 50%, sedangkan beras premium 30%, dan beras khusus 20%.

Ke depan, pola konsumsi beras akan dibiarkan mengikuti mekanisme pasar, tergantung kemampuan masyarakat.

Adapun, lanjut Enggar, HET sudah dihitung berdasarkan margin, packaging, dan segala macam komponen petani hingga ke pengusaha beras.

Asal tahu saja pemerintah telah menetapkan HET untuk komoditas beras baik medium dan premuim diseluruh wilayah Indonesia, untuk saat ini ada 8 wilayah yang memiliki HET beras.

Berikut adalah HET untuk beras jenis medium dan premium ;

1. Jawa, Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp9.450 per kg dan premium Rp12.800 per kg.
2. Sumatera (tidak termasuk Lampung dan Sumatera Selatan, beras medium Rp9.950 per kg, premium Rp13.300 per kg.
3. Bali dan Nusa Tenggara Barat, beras medium Rp9.450 per kg, premium Rp12.800 per kg.
4. Nusa Tenggara Timur, beras medium Rp9.950 per kg, premium Rp13.300 per kg.
5. Sulawesi, beras medium Rp9.450 per kg, premium Rp12.800 per kg.
6. Kalimantan, beras medium Rp9.950 per kg, premium Rp13.300 per kg.
7. Maluku, beras medium Rp10.250 per kg, premium Rp13.600 per kg.
8. Papua, beras medium Rp10.250 per kg, premium Rp13.600 per kg. [fdl]

Komentar

 
x