Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 08:31 WIB

Ada HET Beras, Aprindo Menjerit

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 24 Agustus 2017 | 17:30 WIB
Ada HET Beras, Aprindo Menjerit
Roy N. Mandey (tengah), Ketua Umum Aprindo diapit Solihin, Sekjen Aprindo (kiri) dan Tatum Rahanta, Wakil Ketua Umum Aprindo. - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengaku keuntungannya bisa turun pasca tetap ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium dan premium.

"(Keuntungan) pasti ada," kata Sholihin, Sekretaris Jenderal Aprindo di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (24/8/2017).

Diakui Sholihin, sebelum adanya HET, pengusaha mendapatkan margin tidak lebih 10%. Dengan berlakunya HET pada 1 September 2017 mendatang, bisa jadi marginnya akan tertekan. "Sejak dulu sudah dibawah 10% (marginnya), sekarang sudah pasti dibawah (HET)," ujar Sholihin.

Presiden Direktur PT Food Station Tjipinang, Arief Prasetyo Adi, mengatakan jika HET dipatok Rp9.450/kg maka yang didapatkan pengusaha bisa ditarik mundur. Karena ada potongan biaya-biaya lainnya. "Hitungannya sebenernya pengusaha itu ada biaya operasional mulai dari kuli angkut naik turun, listrik, semua margin, bottom, top, line marginnya berapa itu nanti diadjust di situ," ujar Arief.

Dalam hal ini, food station berperan sebagai stabilisator di Jakarta yang memberi pengaruh ke harga beras nasional. "Jadi (Food Station) ga profit oriented semata. Kita menyeimbangkan kalau harga gabah kering giling (GKG) Rp4.600/kg - Rp4.900/kg harganya kita sampaikan di situ," jelasnya. [fdl]

 
x