Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 16:59 WIB

Menkeu Sri Mulyani Rajin Belain Utang Luar Negeri

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 28 Agustus 2017 | 16:38 WIB
Menkeu Sri Mulyani Rajin Belain Utang Luar Negeri
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Saat kuliah umum mahasiswa Universitas Indonesia, Senin (28/8/2017), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menjelaskan tentang utang RI. pernyataan ini sudah berkali-kali dilontarkannya.

Saat ini, kata Sri Muyani, rasio utang dalam negeri mencapai 27%-28% terhadap PDB (Produk Domestik Bruto). Ini menunjukkan kondisi utang masih aman. Bandingkan dengan Jepang yang rasio utangnya mencapai 50%.

"Kalau bicara stok utang, stok utangnya besar itu Amerika, Jepang, bahkan Jerman yang katanya paling sehat di Eropa utangnya juga gede," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani bilang, perancangan APBN haruslah hati-hati dan kredibel. Agar pengelolaan keuangan negara bisa baik dan tidak menggangu perekonomian.

"Dan ini memperbaiki profilnya, yang dilakukan penuh tanggung jawab, dan akuntabel, kemudian memberikan akses lembaga lain, seperti BPK, BPKP, kalau Indonesia tidak bagus, ya orang bilang jelek saja," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani bilang, saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukan perbaikan, dengan pertumbuhan ekonomi diatas 5% diharapakan utang negara semakin kecil. "Ekonomi kita gross 5,5%, size kita akan semakin besar, dengan begitu penerimaan pajak juga semakin besar, maka size utang itu akan semakin kecil," kata Sri Mulyani.

Asal tahu saja, utang pemerintah hingga Juli 2017 mencapai Rp 3.779,98 triliun atau naik Rp 73,46 triliun, dibandingkan Juni tahun ini yang mencapai Rp 3.706,52 triliun.[ipe]

 
x