Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 15:46 WIB

Enggar Segel Pabrik Gula, Ini Kata Anak Buah Rini

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 30 Agustus 2017 | 03:09 WIB
Enggar Segel Pabrik Gula, Ini Kata Anak Buah Rini
Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi BUMN, Wahyu Kuncoro - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi BUMN, Wahyu Kuncoro bilang, 18 Pabrik Gula (PG) milik BUMN yang disegel Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, harus melakukan proses cuci ulang.

"Butuh waktu satu minggu untuk mengambil samplingnya. Kalau comply bisa dijual kalau tidak dicuci ulang (gulanya)," kata Wahyu di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Hal ini adalah buntut dari penyegelan PG yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu dengan alasan produk gula tidak sesuai dengan SNI. "Saat ini tinggal 15 PG yang masih disegel dan diuji lab, kalau memenuhi standar bisa dijual lagi, kalau tidak harus diproses ulang sampai bisa memenuhi standar SNI," ujar Wahyu.

Dijelaskan Wahyu, saat ini, sudah ada tiga PG yang dilepas segelnya. Dua diantaranya adalah PG milik PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), di Cirebon dan satu lagi PG milik PTPN X di Kediri.

Dari 18 PG yang disegel terdapat 42.000 ton jumlahnya dimana ada yang milik petani juga milik PG. "Ini yang di dalam gudang ada milik PTPN dan juga milik petani," jelasnya. Jadi, lanjut dia, karena gula tidak bisa dijual maka PTPN sediakan gantinya sebab di gudang lagi banyak stoknya. [fdl]

 
x