Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 02:16 WIB

Harga Patokan Ekspor Tambang Naik Mulai September

Oleh : - | Rabu, 30 Agustus 2017 | 05:29 WIB
Harga Patokan Ekspor Tambang Naik Mulai September
(Foto: inilahcom/ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) sebagian besar mengalami kenaikan per September 2017. Alasannya fluktuasi harga internasional.

Di mana HPE produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) periode September 2017, ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 58/M-DAG/PER/8/2017, pada 25 Agustus 2017. Beleid ini memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

"HPE produk pertambangan mulai mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya HPE produk pertambangan," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Oke menambahkan, hanya produk konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil yang BK-nya turun tapi tipis. Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, kenaikan HPE dialami sebagian besar produk di periode September 2017. Konsentrat tembaga dengan kadat Cu lebih besar atau sama dengan 15 persen ditetapkan dengan harga rata-rata US$2.105,79 per wet metric ton (WMT), atau naik 5,82%.

Konsentrat besi (hematit, magnetit) dengan kadar Fe lebih besar atau sama dengan 62 persen, pada harga rata-rata US$60,13 per WMT, atau naik 12,24%. Konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar Fe lebih besar atau sama dengan 50% dan (Al2O3+SiO3) lebih besar, atau sama dengan 10% pada harga rata-rata US$30,73 per WMT, atau naik 12,24%.

Konsentrat timbal dengan kadar Pb lebih besar, atau sama dengan 56% pada harga rata-rata US$970,53 per WMT, atau naik 4,87%. Konsentrat seng dengan kadar Zn lebih besar atau sama dengan 51% pada harga rata-rata US$801,27 per WMT, atau naik 7,28%.

Konsentrat pasir besi (lamela magnetitilmenit) dengan kadar Fe lebih besar atau sama dengan 56% pada harga rata-rata US$ 35,90 per WMT, atau naik 12,24%. Nikel Ni kurang dari 1,7% dengan harga rata-rata US$14,83 per WMT, atau naik 12,01%.

Selain itu, bauksit dengan kadar Al2O3 lebih besar atau sama dengan 42% pada harga rata-rata US$35,29 per WMT, atau naik 3,62%.

Tercatat, konsentrat mangan dengan kadar Mn lebih besar atau sama dengan 49% pada harga rata-rata US$208,82 per WMT, atau turun 3,23%. Konsentrat ilmenit dengan kadar TiO2 lebih besar atau sama dengan 45% pada harga rata-rata US$236,70 per WMT, atau turun 1,74%.

Konsentrat rutil dengan kadar TiO2 lebih besar atau sama dengan 90% pada harga rata-rata US$938,22 per WMT, atau turun 0,15%. Dan, pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan kadar Fe lebih besar atau sama dengan 54%, tidak mengalami perubahan. [tar]

Komentar

 
x