Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:34 WIB

Semester I-2017, Industri Mamin Tumbuh 7%

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 30 Agustus 2017 | 17:20 WIB
Semester I-2017, Industri Mamin Tumbuh 7%
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Industri makanan dan minuman (mamin) semakin menguatkan daya saingnya dalam mengisi rantai pasok untuk pasar domestik dan ekspor, sekaligus terus berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

"Industri minuman ringan di Indonesia yang selama ini turut berkontribusi terhadap perekonomian nasional," kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto dalam keterangan tertulisnya kepada media di Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Panggah menegaskan, industri makanan dan minuman merupakan sektor yang sangat strategis dan masih mempunyai prospek bisnis yang cukup cerah di Tanah Air, dengan ditunjukkan melalui kinerja pertumbuhannya pada semester I tahun 2017 yang mencapai 7,69%. "Sedangkan, kontribusinya terhadap PDB nasional sebesar 6,06%," ungkapnya.

Peran subsektor industri makanan dan minuman dalam memberikan sumbangan pada PDB industri non-migas, juga terbesar dibandingkan subsektor lainnya, yaitu mencapai 33,63% pada semester I tahun 2017.

Di samping itu, realisasi investasi di sektor industri makanan dan minuman pada periode yang sama sebesar Rp21,6 triliun untuk PMDN dan US$1,18 miliar untuk PMA.

Dengan kinerja yang gemilang tersebut, Panggah menyampaikan, pihaknya aktif mendorong agar para pelaku industri makanan dan minuman di dalam negeri tetap berupaya untuk meningkatkan mutu, produktivitas dan efisiensi di seluruh rangkaian proses produksi. Sejalan dengan langkah itu, diperlukan pula peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta kegiatan penelitian dan pengembangan. [fdl]

Komentar

 
x