Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:34 WIB

Soal Tanah Simpruk, Pertamina Hormati Proses Hukum

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 31 Agustus 2017 | 13:14 WIB
Soal Tanah Simpruk, Pertamina Hormati Proses Hukum
Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM,Jakarta - PT Pertamina (Persero) mendukung langkah penegak hukum untuk menyelesaikan masalah penjualan aset milik Perseroan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, menuturkan, selalu siap memberikan informasi yang dibutuhkan dalam proses hukum atas dugaan tindakan penyimpangan terhadap penjualan aset tanah Simpruk milik perusahaan.

Menurut Adiatma, dukungan tersebut mencerminkan sikap perusahaan dalam ikut mewujudkan tata kelola perusahaa secara profesional yang tertuang dalam Code Of Conduct Pertamina.

Sejak awal penyelidikan berlangsung, kata dia, Pertamina berupaya memberikan informasi yang dibutuhkan aparat kepolisian dalam penanganan masalah pengalihan aset perusahaan yang diduga melibatkan oknum karyawan Pertamina.

"Kami akan terus mendukung penegakan hukum dan berharap prosesnya dapat dituntaskan segera," kata Adiatma dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Terkait penerbitan surat daftar pencarian orang (DPO) terhadap tersangka GH untuk mencari informasi keberadaannya tersangka, lanjut Adiatma, Pertamina tidak akan melindungi oknum yang terjerat hukum dalam kasus penyelewengan aset tersebut.

Menurutnya, agar proses penyelidikan dan penegakan hukum berlangsung dengan baik, manajemen telah membebastugaskan tersangka dan membantu aparat kepolisian untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Proses ini juga akan mempercepat adanya kepastian hukum, baik tersangka maupun kepada masyarakat.

"Pertamina tidak melindungi siapapun oknum yang terlibat. Kami akan memaksimalkan upaya untuk membantu kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut dalam upaya penyelamatan aset negara yang dikelola Pertamina," ujarnya.

Dalam pengusutan kasus ini, Pertamina berharap semua pihak menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. [uji]

Komentar

 
x