Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:33 WIB

Anang: Jangan Anggap Enteng Bisnis Kuliner

Oleh : - | Sabtu, 2 September 2017 | 00:29 WIB
Anang: Jangan Anggap Enteng Bisnis Kuliner
Anggota Komisi X DPR asal PAN, Anang Hermansyah - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jangan sekali-kali meremehkan bisnis kuliner. Lantaran bisa menumbuhkan sektor ekonomi kreatif di daerah. Khususnya usaha mikro, kecil dan menengah. Selain juga menyerap tenaga kerja.

Anggota Komisi X DPR asal PAN, Anang Hermansyah bilang, pemerintah seharusnya memberi perhatian lebih serius terhadap sektor kuliner yang muncul dari berbagai daerah di Indonesia. "Sektor kuliner yang menjadi sub sektor dalam industri kreatif, hingga saat ini belum tampak digarap serius oleh Bekraf. Padahal sektor ini sangat menjanjikan," ujar Anang melalui rilis kepada media di Jakarta, Jumat (1/9/2017).

Kata politisi asal Jember, Jawa Timur ini, pemerintah pusat bersama daerah, perlu duduk bersama guna memetakan potensi kuliner yang ada. Serta mendata sebaran pelaku usaha di sektor ini. "Jika peta sudah jelas, pemerintah daerah dan pemeritah pusat dapat merumuskan insentif kepada pelaku usaha di sektor kuliner ini. Tujuannya agar dapat mengangkat sektor perekonomian di daerah," tegas Anang.

Menurut Anang, sektor kuliner ini dapat menyerap tenaga kerja, kontribusi pendapatan daerah serta ajang promosi wisata kuliner di daerah. "Diplomasi melalui kuliner ini cukup ampuh mendatangkan wisatawan dari luar daerah dan luar negeri. Sektor ini saling tali temali dengan sektor kreatif lainnya," tambah mantan vokalis grup band Kidnap ini.

Kemudian Anang menceritakan pengalaman bisnis oleh-oleh asal Malang, Jawa Timur dengan merek Asix. Produk kue ini pada 19 Agustus 2017, mendapat respons luar biasa. "Dari laporan yang masuk, sehari bisa menghabiskan 1.000 kotak kue. Saat ini ada 70 tenaga kerja yang dipekerjakan di Asix Oleh-Oleh," ungkap Anang.

Dia mengatakan, bisnis kue ini memberi ruang bagi produk UMKM yang terkendala modal dan promosi. Di mana, produk tersebut bisa dijual di Toko Asix Oleh Oleh. "Contoh tersebut membuktikan bahwa sektor kuliner memiliki nilai tambah yang bagus. Jika semua daerah muncul kuliner andalan dengan manajerial dan promosi yang bagus pasti akan bermanfaat untuk warga setempat," papar alumni Unisba, Bandung ini. [ipe]

Komentar

 
x