Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 09:37 WIB

Bos BI Minta Telkom Kerja Cepat Benahi Satelit

Oleh : - | Sabtu, 2 September 2017 | 01:39 WIB
Bos BI Minta Telkom Kerja Cepat Benahi Satelit
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap pemulihan sistem keuangan dan perbankan akibat anomali satelit Telkom-1 bisa tepat waktu, yakni 10 September 2017. Sesuai janji PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, perbankan harus memilki rencana keberlangsungan bisnis seperti memiliki jaringan alternatif selain jaringan utama sebagai bentuk kehati-hatian agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

"Semua harus mempersiapkan diri menggunakan jaringan alternatif. Kalau dalam bisnis ada continuity plan yang menjamin bahwa jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu karena masalah itu. Kami harapkan tanggal 10 September ini sudah diselesaikan," kata Agus di Gedung BI, Jakarta, Jumat (1/9/2017).

Adapun PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, sebagai operator satelit menyatakan akan mempercepat pemulihan layanan satelit Telkom-1 dengan melakukan migrasi ke satelit Telkom 2 dan Telkom 3S dengan perkiraan selesai pada 10 September 2017.

Agus mengatakan, dirinya belum mendapatkan laporan terbaru terkait jumlah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang sudah diperbaiki, maupun yang masih mengalami gangguan. Namun, upaya pemulihan jaringan mesin ATM terus dilakukan.

"Saya belum dapat laporan terakhir tetapi setiap hari diperkirakan paling tidak sudah ada 1.000 ATM yang sudah dikonversi disiapkan. Kalau kantor kas ada beberapa yang terganggu, ke depannya hampir semua sudah bisa dihidupkan kembali," ungkap Agus.

Menurut dia, selain bank besar BUKU 4, sejumlah bank kecil juga terdampak akibat krisis satelit ini. Namun, dia menilai interkoneksi antar-ATM yang telah terbangun dapat memberikan kemudahan bagi nasabah yang terdampak gangguan tersebut.

BI pun berjanji akan terus memantau perkembangan pemulihan gangguan ini dan terus berkoordinasi dengan perbankan maupun lembaga-lembaga terkait.

Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, BI terus mendukung ketersediaan uang tunai di perbankan dan memastikan sistem transfer di perbankan berjalan normal.

Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) masih berjalan dengan normal. [tar]

Komentar

 
x