Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:31 WIB

Poles Hotel Tua, HIN Berhasil Kurangi Kerugian

Oleh : - | Sabtu, 2 September 2017 | 06:39 WIB
Poles Hotel Tua, HIN Berhasil Kurangi Kerugian
Direktur Utama Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Upaya BUMN sektor jasa perhotelan, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) untuk memperkecil kerugian hingga Juli 2017, bolehlah. Caranya meningkatkan layanan dan memoles hotel tua agar lebih menarik.

Direktur Utama Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said, menyampaikan, meskipun masih termasuk merugi, perseroan berhasil memperkecil kerugian dari Rp80 miliar pada 2016 menjadi sekitar Rp20 miliar hingga Juli 2017.

"Ada geliat bahwa mereka mulai percaya HIN sudah mulai berubah. Dulu ada tanda kutip kalau Hotel Inna itu tua, spooky. Itu harus dibuktikan dengan kunjungan. Mereka harus nyaman dan mendapatkan hal-hal yang kita janjikan," kata Iswandi usai penandatanganan kerja sama di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Peningkatan kinerja dengan mengurangi kerugian juga dicapai melalui hasil sinergi BUMN. Sejumlah perusahaan plat merah milik negara menggunakan hotel-hotel yang dikelola Hotel Indonesia Natour untuk kepentingan rapat maupun dinas.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan tidak boleh ada lagi BUMN yang merugi. Oleh karena itu, HIN pun menargetkan bisa menciptakan laba hingga akhir tahun.

Ada pun pendapatan HIN hingga semester I-2017 tercatat Rp236 miliar, atau naik 15% ketimbang periode yang sama di 2016. "Akhir tahun kami targetkan pendapatan bisa Rp600 miliar. Biasanya semester kedua cukup memuaskan karena ada liburan. Kita juga akan masuk ke channel distribusi online," kata Iswandi.

Ia menambahkan strategi perusahaan serta Hotel Indonesia Group (HIG) dapat memberikan pelayanan yang mengusung keramahtamahan. Hotel-hotel dalam keanggotaan HIG juga diharapkan bisa bertambah.

"Kami ingin hotel-hotel HIG member dari Sabang sampai Merauke memiliki standardisasi agar mereka merasakan karena biasanya hotel-hotel lainnya tidak mempedulikan budaya dan kearifan lokal," ungkapnya. [tar]

 
x