Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 23:32 WIB

HET Beras Belum Jalan, Mentan Amran Bersabar

Oleh : M Fadil Djaelani | Sabtu, 2 September 2017 | 18:27 WIB
HET Beras Belum Jalan, Mentan Amran Bersabar
(Foto: Inilahcom/Fadil Djaelani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Beleid harga eceran tertinggi (HET) untuk beras medium dan premium berlaku sejak Jumat (1/9/2017). Di tengah proses penyesuaian yang terus dilakukan berbagai pihak. Efektifkah?

Dari pantauan di sejumlah pasar di Jakarta, banyak pedagang yang belum menjual harga beras sesuai aturan HET.

Menanggapi hal ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menilainya sebagai hal yang wajar. Karena, kebijakan ini masih terus disosialisasikan kepada para pedagang. "Sabar. Kita kan proses sosialisasi. Beri mereka (pedagang) kesempatan," kata Amran saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Sabtu (2/9/2017).

Menurut Menteri asal Makassar, Sulawesi Selatan ini, dirinya akan terus melakukan komunikasi dan sosialisasi kepada para pedagang untuk memberikan informasi sedetail-detailnya terkait kebijakan yang dilakukan pemerintah.

"Saya ini dengan pedagang hampir sekali dua kali komunikasi terus. Ini sesuatu yang baik. Pedagang menerima, pemerintah sosialisasikan. Jadi kita harapkan yang baik kedepannya," kata Amran.

Menurut Amran kebijakan HET beras ini sangat menguntungkan bagi semua pihak, baik petani, pedagang dan konsumen. Sehingga dirinya berharap kebijakan ini bisa cepat dilaksanakan dan implementasikan.

"Ya makin cepat makin bagus. Pedagangnya patuh-patuh. Terkait dengan sanksi yang bakal diterima pedagang jika masih bandel menjual beras di atas HET, Amran hal itu tidak perlu dilakukan. "Jangan lah ada sanksi. Kita rangkulan. Jangan ribut-ribut," ucapnya.

Berikut daftar harga eceran tertinggi beras medium dan premium yang mulai berlaku Jumat kemarin (1/9/2017). Jawa, Lampung, Sumatera Selatan: medium Rp9.450/kg, premium Rp12.800/kg; Sumatera lainnya: medium Rp9.950/kg, premium Rp 13.800/kg; Bali dan NTB: medium Rp9.450/kg, premium Rp 12.800/kg; NTT: medium Rp9.950/kg ; premium Rp13.300/kg; Sulawesi: medium Rp9.450/kg ; premium Rp12.800/kg; Kalimantan: medium Rp9.950/kg ; premium Rp13.300/kg; Maluku dan Papua: Medium Rp10.250/kg ; premium Rp13.600/kg. [ipe]

Komentar

 
x