Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 06:02 WIB

Menkeu Siapkan Upaya Ekstra Kejar Setoran Pajak

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 4 September 2017 | 07:06 WIB
Menkeu Siapkan Upaya Ekstra Kejar Setoran Pajak
Menteri Keuangan, Sri Mulyani - (Foto: Inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengaku tetap yakin dengan target penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2018. Dalam RAPBN 2018 target penerimaan perpajakan harus mencapai Rp1.609,4 triliun atau tumbuh 9,3% dari targetnya dalam APBN-P tahun 2017.

"Kami memahami bahwa penerimaan perpajakan terus menghadapi kendala dan laju perlemahan sejak enam tahun terakhir. Saat ini reformasi perpajakan dilaksanakan dengan fokus pada pengamanan target penerimaan dengan tanpa membuat perekonomian dan pelaku ekonomi merasakan tekanan yang berlebihan," kata Sri Mulyani dalam rapat Paripurna di Gedung DPR, akhir pekan lalu.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menjelaskan target tersebut cukup moderat. Sebab sejalan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun 2018, serta upaya ekstra yang akan menjadi kebijakan pemerintah.

"Kami akan terus bekerja keras agar target tahun 2017 dapat dicapai, dan dengan proyeksi perekonomian yang membaik, kapasitas historis penerimaan perpajakan, dan keberhasilan program amnesti pajak yang meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, serta kerjasama perpajakan internasional, serta reformasi perpajakan yang terus berjalan, maka insyaallah proyeksi penerimaan dapat diupayakan dicapai," katanya.

Lebih lanjut kata Menkeu Ani pemerintah telah dan terus akan memperkuat basis perpajakan, antara lain dengan meningkatkan kapasitas teknologi informasi, updating data Wajib Pajak dengan memanfaatkan database hasil amnesti pajak, serta mencegah praktik penghindaran pajak dan erosi pajak melalui implementasi kebijakan Automatic Exchange of Information (AEoI).

"Target penerimaan kepabeanan dan cukai dalam RAPBN tahun 2018 sebesar Rp194,1 triliun, Pemerintah akan melakukan pengawasan yang lebih baik, serta menggali potensi pengenaan objek barang kena cukai, dengan tetap diikuti oleh peningkatan kualitas pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai," ujarnya.

Langkah mengoptimalkan penerimaan perpajakan tersebut, dilakukan dengan tetap mendukung kebijakan perpajakan yang berkeadilan. Untuk itu, Pemerintah akan tetap memberikan insentif perpajakan secara selektif untuk mendukung daya saing industri nasional dan mendorong hilirisasi industri. [hid]

Komentar

 
Embed Widget

x