Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 23 September 2017 | 12:26 WIB

Menteri Ani Akui Daya Beli Melambat

Oleh : Muhammad Fadil Djaelani | Senin, 4 September 2017 | 15:59 WIB
Menteri Ani Akui Daya Beli Melambat
(Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui telah terjadi perlambatan dari sisi konsumsi masyarakat sepanjang semester I 2017 ini, menurutnya perlambatan daya beli ini lebih disebabakan banyak faktor.

Salah satu sektor yang mengalami penurunan daya beli adalah kelompok menengah, kelompok ini mengalami perlambatan konsumsi ketimbang tahun lalu.

"Kalau sekarang tumbuhnya 7%, tahun lalu bisa 8%, sampai 8,5%," kata Sri Mulyani di Kantornya, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Tak hanya itu, kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, perlambatan konsumsi juga terjadi pada kelompok 40% masyarakat miskin.

"Jadi memang kita lihat di satu sisi ada satu kelompok masyarakat yang pertumbuhan konsumsinya lebih tinggi dan daya belinya ada, dan itu terjadi akibat dari berbagai kebijakan pemerintah yang memfokuskan untuk meningkatkan daya beli kelompok yang berpendapatan 40% ke bawah," katanya.

Pemerintah, lanjut Sri Mulyani, tak akan tinggal diam melihat fenomena masalah ini dan akan terus berusaha memperbaiki dari sisi kebijakan agar daya beli masyarakat tetap tumbuh.

"Karena kita anggap policy ini kemudian akan dikompensasi dengan kebijakan yang bisa menciptakan lapangan kerja, memperbaiki tingkat daya beli melalui tingkat upah, perbaikan ekonomi dan confident dari tingkat investasi yang baru yang bisa menciptakan perputaran ekonomi baru, itu yang kita harapkan dari paket-paket kebijakan," ujarnya. [jin]

 
x