Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 02:12 WIB

Kampus Hijau Minta Keuangan Syariah Diperhatikan

Oleh : - | Rabu, 6 September 2017 | 01:29 WIB
Kampus Hijau Minta Keuangan Syariah Diperhatikan
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Solo - Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berjuluk kampus hijau menantang pemerintah untuk lebih serius menggembangkan industri keuangan berbasis syariah.

"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan menggelar Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) XVI yang dilaksanakan pada tanggal 12-14 September 2017," kata Ketua Pelaksana FREKS XVI, Falikhatun di Solo, Selasa (5/9/2017).

Falikhun mengatakan, tujuan diselenggarakannya FRAKS XVI adalah mengeksplorasi ide atau gagasan ilmiah di bidang ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia dan menumbuhkembangkan budaya riset terapan sesuai kebutuhan industri di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

"Selain itu juga sebagai wadah transfer of knowledge dari para ahli dan peneliti di bidang ekonomi dan keuangan syariah," kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS itu.

Menurut Falikhun, panitia FREKS XVI telah menetapkan 30 paper dari finalis yang akan dipresentasikan pada acara tersebut. "Perincian paper berdasarkan kategori adalah 12 paper kategori muda, 12 paper kategori madya, dan 6 paper kategori rekomendasi jurnal terindeks scopus," kata Falikhun.

Falikhun mengatakan, acara ini akan mendatangkan pejabat pemerintah pusat dan dibuka Rektor UNS Ravik Karsidi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Untuk keynote speaker-nya yaitu Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro, dan Ketua Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso," kata Falikhun.

Sedangkan untuk pembicara dengan tema Prominent Lecture on Islamic Finance, yaitu anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji-BPKH Anggito Abimanyu dan Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Bambang Setiaji. [tar]

Komentar

 
x