Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:28 WIB

Puja-puji Kemenperin untuk Industri Mebel di Solo

Oleh : - | Rabu, 6 September 2017 | 02:29 WIB
Puja-puji Kemenperin untuk Industri Mebel di Solo
Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Solo - Kementerian Perindustrian menyebut peran penting industri mebel di Solo terhadap perekonomian nasional.

"Industri mebel dan kerajinan selain memiliki nilai strategis secara ekonomis juga politis. Berkontribusi pada ekonomi Indonesia. Ekspor furnitur pada 2016 sebesar 1,04 milliar dolar AS," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2017).

Gati berkata, berdasarkan data kemenperin, pada 2015 terdapat 21.643 unit usaha industri kecil dan menengah. Dengan jumlah pekerja 436.764 orang, nilai investasinya Rp5,8 triliun.

Berdasarkan data Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), jumlah IKM di Solo Raya mencapai 119 IKM, menyerap tenaga kerja sebanyak 2.000 orang. Sementara nilai ekspor di triwulan I-2017 diperkirakan mencapai US$7,32 juta.

"Berdasarkan kondisi ini dapat disimpulkan industri furnitur di Solo merupakan industri padat karya yang memberikan lapangan pekerjaan dan devisa yang siginifikan bagi Republik Indonesia," kata Gati.

Dalam rangka penguatan sektor industri tersebut, kemenperin memiliki enam kebijakan prioritas industri nasional, yaitu penguatan SDM melalui penguatan vokasi industri, pendalaman struktur industri melalui penguatan rantai nilai industri, industri padat karya dan orientasi ekspor, pengembangan IKM dengan platform digital melalui e-smart IKM, pengembangan industri berbasis SDA serta pengembangan perwilayahan industri.

"Program-program tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing dan peningkatan produktivitas, penumbuhan populasi industri serta pengembangan perwilayahan industri di luar pulau Jawa," kata Gati.[tar]

 
x