Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:29 WIB

Jaga Asa Ekonomi, Mulyani Andalkan APBN Kredibel

Oleh : M fadil djailani | Rabu, 6 September 2017 | 18:30 WIB
Jaga Asa Ekonomi, Mulyani Andalkan APBN Kredibel
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah akan terus menjaga asa pertumbuhan ekonomi yang saat ini rata-rata 5%.

Mulyani bilang, salah satu kuncinya adalah merancang APBN sebaik dan sekredibel mungkin. "Ke depan, kita akan terus menjaga tren dan momentum ini dengan mengedepankan atau menitikberatkan pada aspek peningkatan produktivitas," kata Mulyani di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Peningkatan produktivitas, kata Mulyani, dikaitkan dengan pembangunan infrastruktur yang sudah mulai menunjukkan hasil dan bisa memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif.

Dari sisi inflasi, lanjut Mulyani, inflasi berkisar 3,5% untuk RAPBN 2018. Tekanan inflasi bisa dikendalikan, terutama yang berkaitan dengan volatile food dan administered price (AP).

Dengan rendahnya inflasi, Mulyani berharap bisa mendorong daya beli atau konsumsi. Yang bermuara kepada pertumbuhan ekonomi bisa melompat di atas 5%.

Kinerja perdagangan, Mulyani berharap bisa menguat meskipun perdagangan secara global tidak mengalami penguatan, ini ditunjukkan dari neraca perdagangan kita yang positif.

"Paket ekonomi akan terus difokuskan untuk meningkatkan kinerja sektor riil, menyederhanakan regulasi dan simplifikasi policy, juga memperbaiki kemampuan kita untuk mendorong ekonomi melalui pelayanan kepada dunia usaha yang lebih baik," ujar Mulyani.

Dalam RAPBN 2018 pemerintah menetapkan asumsi dasar pertumbuhan ekonomi disepakati di angka 5,4%, tingkat inflasi berkisar di 3,5%, nilai tukar rupiah di Rp 13.500, dan suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 5,3%. [ipe]

 
Embed Widget

x