Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:44 WIB

Pekan Ini, Jonan Saksi Penekenan 10 Kontrak Setrum

Oleh : - | Kamis, 7 September 2017 | 13:48 WIB
Pekan Ini, Jonan Saksi Penekenan 10 Kontrak Setrum
Menteri ESDM Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kalau tak ada aral, Menteri ESDM Ignasius Jonan menyaksikan penekenan 10 kontrak jual beli listrik antara PT PLN (Persero) dan pembangkit listrik swasta energi baru terbarukan, Jumat (8/9/2017).

Jonan bilang, sepuluh kontrak jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) tersebut, menggunakan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dengan total kapasitas mencapai 91 megawatt (MW).

"Dengan tambahan 91 MW ini, tahun ini, total IPP renewable sekitar 700 MW termasuk panas bumi," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jonan melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Jonan menyebutkan, PPA yang akan ditandatangani besok tersebar di wilayah Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, dan Bengkulu.

Dikatakan mantan menteri perhubungan ini, besaran tarif pembelian tenaga listrik pembangkit EBT skala kecil ini bersaing dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di wilayah masing-masing.

"Tarif bersaing dengan PLTU di wilayah masing-masing bahkan lebih rendah. Ini sesuai arahan Presiden untuk meningkatkan penggunaan geothermal dan air sebagai energi dasar kelistrikan dengan harga terjangkau," ungkap Jonan.

Menurut Jonan, hal itu menunjukkan bahwa pembangkit energi terbarukan tetap kompetitif, terutama sejak diimplementasikannya Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 50 tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

"Jadi tidak ada lagi tuduhan Kementerian ESDM menghambat, yang ada adalah pengusaha yang kompetitif dan yang tidak kompetitif karena mereka tidak efisien," tegas Jonan.

Selain 10 PPA yang sudah siap ditandatangani, masih ada satu PPA lagi yang telah diajukan untuk dapat ditandatangani Jumat mendatang, yakni PLTA Buttu Batu dengan kapasitas 2x100 MW di Sulawesi Selatan. Jika sudah ditandatangani, total kapasitas PPA pembangkit yang ditandatangani akan menjadi 291 MW. [tar]

 
x