Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 22:57 WIB

Target Pajak di Ujung Tanduk, Mulyani Optimis

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 7 September 2017 | 17:45 WIB
Target Pajak di Ujung Tanduk, Mulyani Optimis
Menkeu Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mencatat, penerimaan pajak dari Januari hingga Agustus 2017, baru Rp755 triliun. Atau 53,5% dari target APBN-P 2017 sebesar Rp1.283,6 triliun.

Pencapaian tersebut lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yang mencapai 46% dari target. "Penerimaan pajak dalam negeri Rp755,818 triliun atau 52,6% dari total APBN-nya. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, bulan agustus yang sudah termasuk tax amnesty adalah perpajakan Rp711,447 triliun atau 46% dari APBNP 2016," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Meski baru mencapai 53%, Sri Mulyani tetap optimistis target pajak pada 2017 ini akan tercapai, dengan segala extra effort yang dilakukan anak buahnya. "Memang ada growth pertumbuhannya cukup baik kalau dilihat yoy oleh karena itu di sisi lain kita katakan cukup optimistik," katanya.

Namun kata dia pemerintah juga bersikap hati-hati dalam melihat progres penerimaan ini, bahkan kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, Kemenkeu akan melakukan rapat evaluasi penerimaan pajak setiap bulannya, agar dapat memantau pergerakan penerimaan setiap bulannya.

"Kita tetap perlu hati-hati, kami gak akan buat forcast, setiap bulan kita lakukan evaluasi terhadap profile penerimaan perpajakan kita dan akan lakukan penyisiran terhadap ekstra effort yang memang terus akan kita usahakan," katanya.

Sementara untuk penyerapan belanja pemerintah pusat hingga Agustus mencapai Rp695,664 triliun atau 50,9%. Tahun lalu posisi Agustus Rp644,712 triliun atau 49,3 %.

Jadi sampai dengan agustus posisi defisit kita 1,65% dari GDP tahun lalu 2,09% atau nilainya masing2 Rp224,35 triliun tahun lalu lebih besar Rp261,47 triliun. Jadi performa APBN kita coba perbaiki namun berjalan secara bertahap sehingga moga-moga kita makin tingkatkan kredibilitas," ujarnya. [ipe]

Komentar

 
x