Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 08:37 WIB

Ritel Butuh 3 Minggu Untuk Jalankan HET Beras

Oleh : Uji Sukma Medianti | Kamis, 7 September 2017 | 19:08 WIB
Ritel Butuh 3 Minggu Untuk Jalankan HET Beras
Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) butuh tiga minggu untuk menerapkan aturan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

Ketua Umum Aprindo, Roy Mandey, menerangkan, dalam rantai distribusi beras, pusat logistik atau distribution center dari ritel menyediakan sejumlah stok untuk waktu sekian hari. "Jadi, distribution center itu adalah pusat logistik untuk menyediakan stok dalam kurun waktu yang dalam waktu ada yang 15 hari, 30 hari, sampai 60 hari," terang Roy di Kantor CSIS, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Sehingga, kata dia, bila dalam pusat logistik itu masih terdapat stok beras yang harganya belum mengikuti HET, maka beras yang akan dijual dengan HET, belum dapat dimasukkan stoknya ke pusat logistik.

"Kalau stok masih ada, mau masuk beras HET, nanti mau nyimpen dimana? Ga mungkin yang HET di luar gudang, sementara beras non-HET masih di dalam gudang," tutur Roy.

Maka itu, diperlukan toleransi dari pemerintah supaya peritel bisa mengevaluasi. Roy mengaku hal ini juga mengacu pada besarnya volume perdagangan beras secara nasional.

Roy bilang, tidak mudah untuk mengevaluasi logistik seluruh Indonesia. Untuk ritel jejaring bisa saja dikomando dari Jakarta, tetapi ada peritel lokal yang juga perlu diperhatikan. "Peritel daerah kan punya stok, jadi perlu ada pertemuan evaluasi," jelasnya.

Sedianya, pihak ritel bakal bertemu dengan Kementerian Perdagangan minggu depan. Menyusul kesiapan ritel di daerah untuk melakukan evaluasi penerapan HET. "Jadi Kamis dan Jumat (depan) mungkin bagian untuk menyampaikan situasi kesiapan," ujar Roy. [ipe]

 
x