Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 02:17 WIB

Sukseskan Konversi Energi

Pertamina Bagikan 53 Konverter Kit di Demak

Oleh : Uji Sukma Medianti | Jumat, 8 September 2017 | 00:39 WIB
Pertamina Bagikan 53 Konverter Kit di Demak
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) membagikan 513 paket konverter kit untuk nelayan kecil di Demak, Jawa Tengah. Agar program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) segera terwujud.

Adapun, pemberian paket perdana konverter kit untuk nelayan terdiri dari mesin kapal, konverter kit serta pemasangannya dan tabung khusus LPG beserta isinya.

Di mana, kriteria penerima adalah nelayan pemilik kapal kurang lebih 5 GT, kapal yang dimiliki berbahan bakar bensin atau solar dan berdaya mesin kurang lebih 13 HP, serta belum pernah menerima bantuan sejenis.

"Dengan menggunakan paket konverter kit ini, nelayan bisa menghemat biaya bahan bakar hingga 50% atau setengahnya, yang biasanya menghabiskan misalkan Rp 100 ribu untuk membeli bensin (BBM), bisa digantikan dengan 2 tabung LPG saja ," kata Ego Syahrial, Direktur Jenderal Minyak bumi dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Demak, Jawa Tengah dalam keterangan resmi, Kamis (7/9/2017).

Untuk 2017, anggaran yang didapat Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) untuk konverter kit nelayan nilainya Rp120,92 Miliar sebanyak 16.981 paket di 26 kabupaten. "Ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke SPBU untuk membeli bensin, dan lagi menghemat biaya bahan bakar," ujar Ego.

Sementara itu, SVP Non Fuel Marketing Pertamina, B Trikora Putra menerangkan, pemberian paket perdana LPG 3 KG kepada nelayan kecil di Demak ini sekaligus untuk mendukung ketahanan energi sesuai Perpres No 126/2015 tentang Penyediaan, dan Penetapan Harga LPG untuk kapal perikanan Bagi Nelayan Kecil.

"Pemanfaatan LPG 3 Kg ini akan membuat nelayan menjadi hemat pengeluaran biaya bahan bakar, sehingga mengurangi konsumsi BBM bersubsidi," jelas Trikora. [ipe]

Komentar

 
x