Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:29 WIB

DPR Pantau Penambangan Batu Granit di Kalbar

Oleh : - | Sabtu, 9 September 2017 | 19:08 WIB
DPR Pantau Penambangan Batu Granit di Kalbar
Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - DPR menindaklanjuti persoalan aktivitas penambangan batu granit yang berdampak kepada lingkungan Gunung Tujuh di kawasan Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

"Kami akan menindaklanjuti hasil kunjungan spesifik Komisi IV ini kepada kementerian terkait, dalam hal ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Daniel memaparkan Komisi IV telah melakukan kunjungan ke Kalbar, Kamis (7/9), untuk menyerap aspirasi masyarakat baik yang pro maupun yang kontra dengan permasalahan tersebut.

Politisi PKB itu memaparkan, pemerintah harus benar-benar mengkaji hal itu karena sumber air yang ada di kawasan Gunung Tujuh itu sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

"Hutan yang lebat ini menjadi sumber air untuk satu kecamatan, tapi mau dihancurkan. Sementara pemerintah selalu berusaha agar bagaimana mengatasi kekeringan di sejumlah daerah dengan menyiasati agar bisa tumbuh sumber-sumber air baru," paparnya.

Dia mengingatkan sumber air itu juga vital bagi pengairan lahan pertanian masyarakat lokal. Berdasarkan Perda Kabupaten Kayong Utara, Kecamatan Teluk Batang merupakan kawasan Cagar Budaya, sehingga dengan izin yang memperbolehkan kawasan Gunung Tujuh sebagai lokasi pertambangan, sudah menyalahi aturan yang ditetapkan.

Dia menambahkan, masyarakat tidak dilibatkan dalam sosialisasi masuknya pertambangan ke daerah mereka.

Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rasio Ridho Sani mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan terhadap izin yang dikeluarkan dalam peraturan perundangan-undangan yang ada, termasuk tata ruangnya.

"Penelitian lebih dalam lagi juga akan dilakukan, dan kami akan mengambil langkah-langkah sebagaimana yang harus dilakukan. Ini demi menyelamatkan masyarakat juga lingkungan yang ada di Gunung Tujuh," paparnya. [tar]

 
x