Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 00:39 WIB

Kenapa BUMN Gula Tetap Rugi Meski Diguyur PMN?

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 11 September 2017 | 07:22 WIB
Kenapa BUMN Gula Tetap Rugi Meski Diguyur PMN?
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Sebanyak 6 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih harus merugi kendati sudah disuntik Penyertaan Modal Negara (PMN).

Dalam rapat dengan komisi VI DPR RI, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, membeberkan 6 perusahaan BUMN yang rugi tersebut adalah PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara X (Persero), PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero), PT Perkebunan Nusantara VII (Persero), dan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).

Jika ditilik empat diantaranya, merupakan BUMN yang bergerak dibidang pangan, khususnya komoditas gula.

Deputi Bidang Industri Agro dan Farmasi, Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro, menerangkan, untuk kerugian tahun 2016 dan Prognosa 2017 bagi PTPN VII, PTPN IX dan PTPN X, lebih disebabkan perusahaan masih dalam proses perbaikan kinerja atau restrukturisasi.

"Kerugian Tahun 2016 dan Prognosa 2017 untuk PTPN VII, PTPN IX dan PTPN X lebih disebabkan perusahaan masih dalam proses perbaikan kinerja," ungkap Wahyu kepada INILAHCOM, di Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Akan tetapi, kata Wahyu, dalam prognosa tahun 2017 kerugiannya menurun dibandingkan tahun 2016.

Mengenai penggunaan PMN itu sendiri, lanjut dia, seluruhnya masih dalam tahapan investasi sehingga belum berdampak terhadap kinerja R/L di tahun 2016 dan Prognosa tahun 2017.

"Seluruhnya masih dalam tahapan investasi shg belum berdampak thd kinerja R/L di tahun 2016 dan Prognosa 2017," jelasnya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Wahyu mengaku, PMN yang diguyur oleh pemerintah baru akan berdampak hasil kinerjanya setelah investasi selesai 100% dengan catatan adanya peningkatkan produksi yang direncanakan pada tahun 2018. [hid]

 
x