Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:43 WIB

Awas Pupuk Palsu Beredar di Kabupaten Bangka

Oleh : - | Senin, 11 September 2017 | 16:18 WIB
Awas Pupuk Palsu Beredar di Kabupaten Bangka
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Koba - Pemkab Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencium adanya peredaran pupuk palsu yang merugikan petani setempat.

"Kami memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian beberapa waktu lalu sudah berhasil mengungkap kasus peredaran pupuk palsu di Bangka Belitung, setidaknya ini menguak praktik melanggar hukum yang dilakukan oknum tertentu," kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh di Koba, Senin (11/9/2017).

Ibnu menjelaskan, sejauh ini memang belum ada ditemukan peredaran pupuk palsu di Bangka Tengah namun harus tetap diwaspadai dengan melakukan pengawasan di lapangan karena dampaknya sangat besar terhadap para petani. "Kalau ada ditemukan oknum mengedar pupuk palsu tangkap saja karena jelas melanggar hukum dan berdampak luas di masyarakat terutama para petani di daerah ini," ujar Ibnu.

Ibnu mengatakan, beredar pupuk palsu itu, jelas merugikan banyak pihak, khususnya petani. Dan mengganggu industri khususnya produk yang dipalsukan.

Untuk itu, diperlukan pengawasan karena mengganggu investor yang masuk di wilayah ini. "Pemerintah juga ikut dirugikan karena tidak mendapatkan pendapatan berupa setoran pajak, sementara masyarakat terutama para petani jelas dirugikan karena berpengaruh terhadap kualitas tanaman pertanian," ujar Ibnu.

Ibnu mengatakan standarisasi dan pengawasan sangat penting untuk mencegah munculnya peredaran produk palsu di masyarakat dan paling tidak bisa memperkecil ruang gerak oknum yang tidak bertanggungjawab yang berupaya melakukan percobaan peredaran produk palsu tersebut. "Standarisasi pupuk digunakan untuk memagari beredarnya pupuk palsu dan saya mengingatkan masyarakat terutama para petani untuk lebih teliti membeli pupuk untuk menghindari produk pupuk palsu," kata Ibnu.

Pemkab Koba, kata Ibnu, akan menyosialisasikan kepada petani terkait ciri-ciri pupuk palsu sehingga masyarakat tidak menjadi korban peredaran pupuk palsu. "Kalau ada ditemukan pupuk palsu saya minta masyarakat segera melaporkan itu kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti," ujar Ibnu. [tar]

 
x