Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 September 2017 | 18:35 WIB

Target Tinggi 2018, Mulyani Bersandar ke Investasi

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 11 September 2017 | 17:50 WIB
Target Tinggi 2018, Mulyani Bersandar ke Investasi
Menteri Keuangan Sri Mulyani - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah meyakini target pertumbuhan ekonomi 5,4% dalam RAPBN 2018 bisa tercapai. Namun ada syaratnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani bilang, salah satu syaratnya adalah investasi, baik swasta maupun investasi yang dilakukan pemerintah. "Bahwa kunci yang paling besar dalam investasi ini adalah korporasi sendiri, yaitu pihak swasta, dimana mereka punya confidence untuk investasi baru maupun pengembangan," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Investasi swasta, lanjut wanita kelahiran Lampung 55 tahun ini, sangat penting didorong agar mengerek laju pertumbuhan ekonomi, maka dari itu insentif-insentif yang dapat mengairahkan investasi akan dilakukannya.

"Pemerintah dengan paket kebijkan dan kita siap gunakan insentif dari fiskal maupun perpajakan sehingga membuat para perusahaan dan korporasi meningkatkan investasinya," kata Sri Mulyani.

"Ini adalah hal yang tetap kita upayakan di 2017 dalam 2 bulan kedepan dan tentu dalam hal ini akan tumbuh dari sisi nominalnya pada 2018," tambah Sri Mulyani.

Dengan begitu dirinya tetap optimistis bahwa target ekonomi pada tahun 2018 bisa tercapai, asalkan semua indikator penunjang target ekonomi bisa berjalan maksimal, termasuk dari sisi investasi swasta.

"Kami tetap menganggap 5,4% itu masih reachable, masih bisa dicapai. Namun memang upayanya masih ekstra keras. Untum kredit growthnya dan investasinya harus bisa lebih tinggi dari 11% menjadi 13-14%. Ini ambisisus," katanya.[ipe]

 
Embed Widget

x