Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 September 2017 | 16:58 WIB

Inilah Rayuan Agar Swasta Danai Infrastruktur

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 12 September 2017 | 16:00 WIB
Inilah Rayuan Agar Swasta Danai Infrastruktur
(Foto: inilahcom/ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah telah menciptakan dua terobosan untuk melibatkan swasta dalam proyek pembangunan infrastruktur.

"Kita punya KIK EBA (Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset), KIK DIRE (Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Real Estat). Tapi KIK DIRE kemungkinan ada yang perlu disempurnakan karena KIK DIRE itu ada 2 macam. Tapi yang sekuritisasi adalah penghasilannya kedepan itu bisa kita buat jadi 2," papar Darmin saat ditemui di Kemenko Perekonomian Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Tak hanya itu, pemerintah juga menawarkan skema konsesi terbatas atau limited consession scheme (LCS) yang masih dirancang pemerintah.

Skema tersebut menawarkan pemberian konsesi bagi swasta di aset infrastruktur yang sudah beroperasi dan menghasilkan keuntungan. LCS memang dirancang untuk menarik keterlibatan swasta dalam membiayai proyek infrastruktur.

"Misalnya apa, limited concession scheme. Jadi skema konsesi terbatas, tapi intinya kita mencari instrumen-instrument yang masih bisa dikembangkan, ditambah, agar keikutsertaan swasta dan masyarakat makin luas dalam pembiayaan infrastruktur supaya jangan semuanya APBN," ujarnya

"Karena APBN itu pada akhirnya terbatas. Jadi, itu yang kita kerjakan," tambahnya.

Anggaran yang terbatas untuk membangun infastruktur membuat pemerintah harus berpikir kreatif. Sebab hingga saat ini peran swasta untuk membangun infastruktur masih sangat kecil.

"Instrumen apalagi yang bisa kembangkan supaya keikutsertaan masyarakat termasuk swasta bisa lebih besar terutama dalam infrastruktur," katanya.

Darmin mengakui pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam bentuk instrumen investasi di sektor infrastruktur. Tujuannya, agar swasta tertarik untuk terlibat dengan pemerintah dalam membangun infrastruktur.


 
Embed Widget

x