Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 05:58 WIB

Menkeu Curhat Minimnya Anggaran Pensiun

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 12 September 2017 | 16:45 WIB
Menkeu Curhat Minimnya Anggaran Pensiun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui saat ini program pensiun di Indonesia masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan terutama terkait kurangnya anggaran bagi para pensiunan.

Dampaknya, program pensiunan nasional tidak berjalan maksimal. "Bagi pemerintah ini tidak mudah, karena bukan hanya di satu sisi, di sisi lainnya bagaimana mendanainya? Tidak hanya untuk setahun, tapi berkelanjutan," kata Sri Mulyani dalam sambutannya di hadapan anggota Persatuan Purna Bhakti Pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Selasa (12/9/2017).

Padahal sesuai amanat UUD 1945 yang menginginkan kehidupan yang adil dan makmur bagi rakyat ketika memasuki masa pensiun belum terjadi sepenuhnya. "Seperti diketahui telah diatur dalam institusi kita hak dan kewajiban warga dan hak dan kewajiban negara. UU mengenai sistem jaminan sosial nasional mengamanatkan bahwa setiap warga berhak mendapat jaminan sosial di dalam hidupnya," katanya.

Indonesia tak sendiri, kata Sri Mulyani, karena banyak negara di dunia ini yang mengalami kesulitan untuk menjalankan sistem jaminan sosial yang baik bagi warga negaranya.

Namun potensi Indonesia untuk membuat sistem jaminan sosial yang baik terbuka lebar. Apalagi dengan potensi penduduk yang begitu banyak dan jumlah masyarakat yang bekerja di usia produktif menjadi kunci utamanya.

"Indonesia dengan populasi yang masih muda, sebetulnya memiliki kesempatan yang masih besar untuk mendesain jaminan sosial yang baik. Karena jumlah pensiun masih lebih sedikit dibanding yang bekerja," kata dia. [uji]

Komentar

 
Embed Widget

x