Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:37 WIB

Menteri Susi Siap Pensiun Dini-kan Seribu PNS

Oleh : - | Jumat, 15 September 2017 | 04:29 WIB
Menteri Susi Siap Pensiun Dini-kan Seribu PNS
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan golden shake hand bagi 1.000 pegawai negeri sipil (PNS) yang rela pensiun dini, secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.

"Kami akan melakukan percepatan golden shake hand atau pensiun dini dalam rangka pengurangan dan perbaikan sumber daya manusia. Rencana pertama kami akan melakukan 1.000 orang bertahap selama tiga tahun," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Susi menjelaskan, program pensiun dini diprioritaskan untuk PNS yang berusia di atas 50 tahun, dengan masa kerja lebih dari 10 tahun. Program tersebut sejalan dengan program penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang saat ini digelar.

KKP membuka 329 formasi bagi CPNS dengan rincian 322 formasi bagi lulusan lima terbaik dari setiap jurusan di universitas atau akademi, 4 formasi bagi penyandang disablitas dan 3 formasi khusus putra/putri Papua dan Papua Barat.

"Dari golden shake hand itu kami akan rekrut yang baru-baru dengan kualifikasi the best five dari setiap univesitas atau akademi di Indonesia," kata Susi.

Susi mengatakan seleksi penerimaan CPNS yang saat ini dibuka bagi 329 formasi sesuai dengan program "golden hand shake" yang dibuka bagi 1.000 pegawai, di mana per tahun dibagi sepertiga dari jumlah total.

"Memang rencana kami, dengan 1.000 golden shake hand, kami bisa merekrut sepertiganya dulu saat ini. Jumlahnya sesuai dengan semangat pemerintah menuju efisiensi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," tutur Susi.

Dari jumlah total 10.800 pegawai negeri sipil di lingkup KKP, menurut Susi, baru ada 75 orang yang mengajukan golden shake hand secara sukarela.

Kepala Biro SDM Aparatur KKP Supranawa Yusuf menjelaskan penawaran golden shake hand berlaku hanya di lingkup KKP. Sifatnya sukarela, implementasinya dijalankan setelah PP-nya disetujui Presiden Jokowi. "Targetnya begitu Perpres diteken, sudah bisa langsung jalan. Sedangkan penawarannya sudah sejak 2016," ujar Susi. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x