Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 11:24 WIB

BPS Catat Impor Agustus 2017 US$13,48 Miliar

Oleh : - | Jumat, 15 September 2017 | 15:35 WIB
BPS Catat Impor Agustus 2017 US$13,48 Miliar
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia Agustus 2017 mencapai US$13,48 miliar atau turun US$399,8 juta (2,88%) dibanding nilai Juli 2017.

"Namun, apabila dilihat 'year-on-year' (secara tahunan), nilai impor Agustus 2017 meningkat 8,89% dibandingkan nilai tahun lalu (US$12,38 miliar)," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Nilai impor Agustus 2017 yang sebesar US$13,48 miliar tersebut terdiri dari impor migas US$1,96 miliar dan impor nonmigas US$11,52 miliar.

Secara kumulatif nilai impor Januari hingga Agustus 2017 mencapai US$99,68 miliar atau meningkat 14,06% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kemudian, secara tahunan, impor migas Agustus 2017 tumbuh 9,11% dibandingkan Agustus 2016 (US$1,79 miliar). Sedangkan impor nonmigas naik 8,85% dibanding Agustus tahun lalu yang tercatat US$10,58 miliar.

Terkait impor migas, nilai Agustus 2017 dibanding Juli 2017 meningkat US$180,8 juta (10,16%) yang dipicu naiknya impor minyak mentah US$119,8 juta (20,41%) dan hasil minyak US$62,8 miliar (6,25%), sementara impor gas turun US$1,8 juta (0,96%).

Sementara peningkatan impor nonmigas terbesar Agustus 2017 dibanding Juli 2017 terjadi pada golongan buah-buahan senilai US$63,6 juta (277,73%), sedangkan penurunan terbesar pada golongan perhiasan dan permata sebesar US$184,1 juta (71,77%).

"Buah sudah kami lacak, yang diimpor memang buah yang tidak ada di sini. Impor buah longan dari Thailand yang paling besar kami catat," ungkap Kecuk.

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga Agustus 2017 ditempati oleh China dengan nilai US$21,88 miliar (25,94%), kemudian disusul Jepang US$9,69 miliar (11,49%), dan Thailand US$6,13 miliar (7,27%).

Sementara peran terhadap total impor nonmigas Januari hingga Agustus 2017 dari negara-negara ASEAN tercatat US$17,32 miliar (20,54%) dan dari Uni Eropa US$7,93 miliar (9,41%).

Dirinci menurut golongan penggunaan barang ekonomi, diketahui bahwa selama Agustus 2017 golongan bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar, yaitu 74,65% dengan nilai US$10 miliar, diikuti oleh impor barang modal 16,48% (US$2,2 miliar) dan impor barang konsumsi 8,87% (US$1,1 miliar). [tar]

Komentar

 
x