Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Darmin Ramal Tren Positif Neraca Dagang Berlanjut

Oleh : - | Sabtu, 16 September 2017 | 02:00 WIB
Darmin Ramal Tren Positif Neraca Dagang Berlanjut
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memprediksikan surplus neraca perdagangan yang terjadi di Agustus 2017 masih akan berlanjut di bulan-bulan berikutnya.

Darmin mengatakan keberlanjutan surplus neraca perdagangan Indonesia tersebut perlu memperhatikan periode musim dingin di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

"Surplus masih akan berlanjut. Kita lihat saja nanti kalau musim dingin di AS dan Eropa mulai, (ekspor) kita seperti apa. Kalau belum mulai lewat musim dingin, saya sih tidak pernah terlalu khawatir karena (ekspor) kita itu tidak terlalu kuat pada produk-produk musim dingin," kata Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Darmin juga memproyeksikan kinerja ekspor masih akan berada dalam kondisi yang baik meskipun ada beberapa komoditas yang belum kembali normal.

Selain itu, mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menilai adanya kemungkinan peningkatan impor sebagai dampak kinerja investasi yang positif tahun ini.

Darmin menjelaskan bahwa pertumbuhan investasi asing dan dalam negeri yang bagus akan mampu mendorong impor bahan baku dan barang modal membaik.

"Kalau investasi itu langsung hubungannya yang lebih dekat dengan impor, karena kita tidak menghasilkan barang modal maupun bahan baku yang cukup," kata dia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2017 mengalami surplus sebesar US$1,72 miliar yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas sebesar US$2,41 miliar.

"Ekspor naik sementara impor menurun sehingga menghasilkan surplus US$1,72 miliar. Surplus ini tertinggi sejak 2012. Kami mencatat surplus neraca perdagangan di November 2011 mencapai US$1,8 miliar," kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto.

Secara kumulatif, pada periode Januari-Agustus 2017 tercatat neraca perdagangan mengantongi surplus sebesar US$9,11 miliar. Ekspor tercatat sebanyak US$108,79 miliar dan impor US$99,68 miliar.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016, neraca perdagangan tercatat mengalami peningkatan mengingat saat itu surplus sebesar US$5,13 miliar. [tar]

Komentar

 
x