Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 23:37 WIB

Kinerja Ekspor Bisa Topang PDB Tahun Ini

Oleh : M Fadil Djailani | Sabtu, 16 September 2017 | 16:57 WIB
Kinerja Ekspor Bisa Topang PDB Tahun Ini
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Surplusnya neraca dagang pada Agustus 2017 membawa angin segar bagi target pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun ini sebesar 5,2% dalam APBN-P 2017.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto pun berharap kinerja positif ini akan terus berlanjut dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang sepanjang triwulan I dan II kurang memuaskan.

"Kalau kita lihat komponennya sudah positif dibandingkan 2016, dan itu kelihatan di triwulan IV 2016. Dulu-dulu ekspor impornya negatif, tapi sekrang mulai positif, walaupun masih tipis yang kemarin triwulan 2 lumayan bagus. kKita harap triwulan 3 bagus sehingga kita harap kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Kecuk di Kantor BPS akhir pekan ini, seperti mengutip laba resmi BPS.

Kecuk menjelaskan meskipun kontribusi ekspor dan impor terbilang kecil terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun komponen ini tak boleh dianggap enteng, lantaran ekspor impor menunjukkan geliat ekonomi dalam negeri.

"Meskipun pertumbuhan ekonomi kita masih tergantung pada konsumsi rumah tangga dan investasi karena share-nya kan besar sekali, konsumsi rumah tangga udah 55%, investasi 32%, konsumsi pemerintah sekitar 8,9%. jadi dua komponen itu kita jaga. tentunya kalau ekspor lebih tinggi akan lebih bagus, impor agak berkurang," paparnya.

Kecuk pun memperkirakan bahwa kinerja eksim di sisa bulan tahun 2017 akan terus berlangsung positif. "Tapi kita lihat ke depan trennya akan bagus (kinerja eksim) terhadap pertumbuhan ekonomi," katanya.

Asal tahu saja, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia pada Agustus 2017 surplus sebesar US$1,72 miliar. Sedangkan secara kumulatif sepanjang Januari-Agustus 2017 mencetak surplus US$9,11 miliar.

Nilai ekspor Indonesia pada bulan kedelapan ini tercatat sebesar US$15,21 miliar. Angka ini lebih tinggi dibanding realisasi impor yang sebesar US$13,49 miliar.

Jika dirinci, surplus US$1,72 miliar berasal dari surplus nonmigas yang mencapai US$2,41 miliar. Sementara neraca dagang minyak dan gas (migas) masih defisit sebesar US$682,6 juta.

Secara kumulatif di Januari-Agustus 2017, surplus neraca perdagangan tercatat sebesar US$9,11 miliar. Dengan realisasi nilai ekspor US$108,8 miliar atau lebih tinggi dibanding nilai impor US$99,68 miliar pada Januari-Agustus 2017.

Surplus US$9,11 miliar pada delapan bulan ini ditopang dari surplus neraca perdagangan nonmigas sebesar US$14,44 miliar, sementara migas masih defisit US$5,33 miliar.

Komentar

 
Embed Widget

x