Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 13:06 WIB

Alasan Rini Tunjuk Staf Khususnya Jadi Bos Inalum

Oleh : - | Senin, 18 September 2017 | 19:00 WIB
Alasan Rini Tunjuk Staf Khususnya Jadi Bos Inalum
Menteri BUMN Rini Soemarno - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Magelang - Menteri BUMN Rini Soemarno menetapkan Budi Gunadi Sadikin sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero/Inalum).

Alasan Rini menunjuk staf khususnya ini, lantaran kapasitas mumpuni dalam mengelola keuangan korporasi, serta jaringan lembaga keuangan internasional.

"Pak Budi sudah sejak lama dipersiapkan, termasuk untuk memimpin Holding Pertambangan, di mana Inalum bertindak sebagai induk," kata Rini usai mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Telkom Indonesia di Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9/2017).

Kata Rini, Budi Gunadi Sadikin yang pernah memimpin Bank Mandiri, beberapa kali dilibatkan dalam pembahasan terkait rencana Holding Tambang membeli 51 persen saham Freeport Indonesia.

Pada Kamis (14/9/2017), Budi Gunadi Sadikin resmi diangkat menjadi Dirut Inalum menggantikan pejabat sebelumnya Winardi Sunoto yang kemudian dialihkan menjabat sebagai Direktur SDM dan Tata Kelola PT Pupuk Indonesia Holding Company.

"Saya yakin dia (Budi Gunadi Sadikin) mampu. Pengalamannya cukup panjang di industri keuangan perbankan. Direktur bank swasta, Dirut Bank Mandiri. Total lama berkarir di Mandiri lebih 10 tahun," ujarnya.

Dengan pengalaman itulah tambah Rini, Budi Gunadi Sadikin yang berlatar belakang lulusan ITB dan keuangan di luar negeri diyakini bisa menangani Holding Tambang.

Ia meyakini, seseorang yang sudah pernah menjadi pucuk pimpinan pada satu perbankan besar, pasti sudah memiliki kapasitas untuk menganalisa sektor-sektor usaha yang beraneka ragam karena perbankan yang memberikan kredit untuk sektor-sektor usaha tersebut. "Seperti Bank Mandiri tentu sudah memberikan kredit usaha ke banyak sektor, tambang emas, batubara dan macam-macam," ujarnya.

Pria kelahiran 1964 ini sebelumnya Dirut Bank PT Bank Mandiri Tbk (Persero) periode April 2013 hingga Maret 2016. Budi Gunadi Sadikin merupakan sarjana Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung pada 1988 dan pendidikan ekonomi dari Washington University Amerika Serikat.

Budi mengawali karier sebagai staf teknologi informasi di IBM Asia Pasifik yang berpusat di Tokyo, Jepang. Kemudian, melanjutkan karier di IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration & Professional Services Manager hingga 1994.

Sejak 1994, Budi malang melintang di industri perbankan, behijrah ke Bank Bali yang sekarang berubah nama menjadi Bank Permata. Beberapa jabatan digenggamnya antara lain General Manager Electronic Banking, Chief General Manager wilayah Jakarta, dan Chief General Manager Human Resources hingga 1999. Selanjutnya, Budi bergabung dengan ABN Amro Bank Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Consumer Banking hingga 2004.

Kemudian memilih berkarir di Bank Danamon sebagai Executive Vice President Consumer Banking dan Direktur di Adira Quantum Multi Finance, sebelum bergabung masuk ke Bank Mandiri pada tahun 2006.[tar]

Komentar

 
x