Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:48 WIB

Menteri Budi Janji KA Trans Sumatera Rampung 2019

Oleh : - | Senin, 25 September 2017 | 10:11 WIB
Menteri Budi Janji KA Trans Sumatera Rampung 2019
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Medan - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjanjikan, pembangunan jalur kereta api (KA) Trans Sumatera ditargetkan rampung akhir 2019.

"Proyek itu terus dikawal agar sesuai jadwal karena Presiden Joko Widodo berharap jalur kereta api Trans Sumatera itu selesai 2019," ujar Budi usai menghadiri acara Inspirasi 60 Tahun Astra di Binjai, Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9/2017).

Kata Budi, jalur dari Medan menuju Langkat dan ke Aceh merupakan proyek prioritas Kereta Api Trans Sumatera. Di mana, KA Trans Sumatera merupakan proyek prioritas dari pemerintah pusat. "Karena merupakan proyek strategis nasional, maka harus selesai tuntas. Pengerjaannya hanya masalah waktu," kata Budi.

Sementara, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Keselamatan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara, Iskandar, mengatakan, saat ini KA Trans Sumatera memang sedang dalam pengerjaan.

Pengerjaan, katanya, dewasa ini sedang melakukan pembangunan rel kereta api dari arah bawah dan arah atas. Dewasa ini sedang dilakukan pengerjaan rel Binjai-Besitang, Langkat dengan panjang sekitar 80 kilometer.

Kemudian sedang ada pengerjaan Besitang-Sei Liput, serta di kawasan Rantau Prapat menuju Kota Pinang sepanjang 48 kilometer. Pembebasan lahan masih menjadi salah satu kendala dalam pengerjaan KA Trans Sumatera itu.

"Balai Perkeretaapin dibantu jajaran terkait termasuk pemerintah kabupaten/kota terus berupaya membebaskan lahan untuk kepentingan pembangunan rel Trans Sumatera itu," kata Iskandar.

Dia menegaskan, sesuai rencana kereta api Trans Sumatera itu selesai 2019. "Oleh karena itu semua jajaran dan masyarakat diminta mendukung kereta api Trans Sumatera yang dipastikan meningkatkan kelancaran transportasi penumpang dan barang di Sumatera," kata Iskandar. [tar]

Komentar

 
x