Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 11:22 WIB

Pengembang Kakap Asia Akuisisi Lahan CBD Jakarta

Oleh : - | Senin, 25 September 2017 | 18:09 WIB
Pengembang Kakap Asia Akuisisi Lahan CBD Jakarta
CEO Keppel Land, Ang Wee Gee - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Keppel Land Limited (Keppel Land), melalui anak usahanya PT Sukses Manis Tangguh, meneken kesepakatan jual beli dengan Bank Central Asia, mengakuisisi lahan di CBD Jakarta, senilai Rp586 miliar.

Selanjutnya, pengembang kondang di Asia ini, berencana membangun hunian bertingkat kelas premium yang menyediakan 400 unit apartemen mewah. Total investasinya diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun, atau setara 170 juta dolar Singapura.

Ang Wee Gee, CEO Keppel Land, mengatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar yang dibidik. Saat ini, Keppel Land ingin memperkuat keberadaannya di DKI Jakarta. "Kami akan memanfaatkankeahlian sebagai pengembang berpengalaman di mancanegara khususnya di Asia untuk membangun hunian bertingkat dengan kualitas premium, demi memenuhi kebutuhan para ekspatriat serta komunitas pengusahalokal yang terus bertambah dan mencari apartemen terbaik di tengah kota," papar Ang melalui rilis kepada media di Jakarta, Senin (25/9/2017).

Terkait dengan rencana pembangunan hunian premium di CBD itu, luas lahannya mencapai 7.700 meter-persegi dan luas semi gross 36.000 meter-persegi. Lokasinya berdekatan dengan jalan protokol Jenderal Sudirman, berdampingan dengan gedung perkantoran milik Keppel Land, International Financial Centre Jakarta.

"Lahan ini berdampingan dengan International Financial Center Jakarta dan berada di sebuah kawasan paling strategis di Jakarta. Kedua project kami akan bersinergi untuk menciptakan suatu destinasi hunian-bisnis-rekreasi," papar Ang.

Hunian di kawasan segitiga emas Jakarta ini, nantinya berdekatan dengan berbagai pusat perbelanjaan, kuliner, dan pusat hiburan. Di mana, akses transportasi begitu mudah dengan adanya stasiun MRT Setiabudi yang diperkirakan beroperasi pada 2019.

Dengan adanya transaksi ini, kata Ang, diharapkan tidak berdampak material erhadap pendapatan nilai per saham, serta nilai aset Keppel Corporation Limited di tahun finansial yang sedang berjalan. [tar]

Sekedar informasi saja, Keppel Land telah beroperasi di Asia, dengan Singapura dan Cina sebagai pasar utama, dan Vietnam dan Indonesia sebagai pasar pertumbuhannya.

Saat ini, Keppel Land telah membangun 60 ribu rumah di Singapura dan negara lainnya. Selain itu, perusahaan ini berhasil membangun sejumlah pencakar langit yang menjadi ikon Singapura, semisal Marina Bay Financial Centre, Ocean Financial Centre dan One Raffles Quay. [tar]

Komentar

 
x