Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 21:09 WIB

Pemanfaatan SDA RI Butuh Dana Asing

Oleh : - | Selasa, 26 September 2017 | 04:05 WIB
Pemanfaatan SDA RI Butuh Dana Asing
Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Sumbawa - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia butuh tenaga manusia, teknologi dan pendanaan dari bangsa lain.

"Pendanaan pengelolaan SDA kalau bisa berasal dari negeri sendiri, tapi kenyataannya kita masih membutuhkan dari asing karena besarnya risiko untuk penelitian pemanfaatan SDA," kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Arcandra Tahar, di Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (25/9/2017).

Hal itu dikatakan ketika memberikan pencerahan kepada civitas akademika dan ratusan mahasiswa baru Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang mengikuti masa orientasi pengenalan kampus.

Menurut dia, kesenjangan kualitas sumber daya manusia (SDM), teknologi dan pendanaan untuk pemanfaatan SDA harus ditutupi, meskipun harus memanfatkan sumber dari luar negeri.

Untuk itu, Arcandra mengajak semua pihak untuk tidak lagi berpikir secara emosional bahwa bangsa Indonesia bisa melakukan pemanfaatan SDA sendiri, tanpa melihat fakta kesenjangan yang terjadi saat ini.

"Harapan saya, semoga kita semua bisa benar-benar paham bahwa pengelolaan SDA membutuhkan SDM dari bangsa lain. Nantinya cita-cita bangsa kita sendiri mampu mengelola, tapi untuk 'gap' yang ada, mari sama-sama membuka diri bahwa kita membutuhkan teknologi, pendanaan, 'human resources' dari bangsa lain," ujarnya.

Ia juga mengajak civitas akademika dan mahasiswa UTS untuk melakukan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan kebutuhan dunia industri, bukan lagi melakukan penelitian yang berakhir di atas kertas.

Penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan oleh Indonesia saat ini adalah yang bisa dimanfaatkan untuk pemanfaatan SDA, sehingga cita-cita "Founding Fathers" atau tokoh-tokoh pendiri Bangsa Indonesia bisa terwujud.

"Saya berpesan kepada para dosen, jangan lagi kita melakukan sesuatu kegiatan penelitian berdasarkan rasa ingin tahu. Bagaimana rasanya hidup di planet Mars misalnya. Mungkin belum sampai di situ kebutuhan kita. Kebutuhan kita yang dasar-dasar saja," ucapnya pula.

Ia juga mengajak semua komponen bangsa harus bekerja sama dan jangan mengembangkan rasa nasionalisme yang sempit.

Sudah selayaknya sekarang ini berpikir bagaimana berbuat untuk mengembangkan SDA sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa sumber daya alam dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi. [tar]

Komentar

 
x