Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 10:59 WIB

ADB Prediksi PDB 2017 Hanya 5,1%

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 26 September 2017 | 13:36 WIB
ADB Prediksi PDB 2017 Hanya 5,1%
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Asian Development Bank (ADB) punya target berbeda soal pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017. ADB memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,1%.

Tentunya target tersebut lebih rendah dari perkiraan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati yang mematok angka 5,2% dalam APBN-P 2017. "Angka tersebut di dorong oleh komponen investasi dan ekspor," kata Winfried Wicklein, Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Investasi, kata Wicklein, menjadi roda utama dalam menggerakan laju ekonomi, dimana disisa tahun 2017 ini sektor investasi menunjukan tren positif. "Dengan alokasi yang lebih tinggi untuk infrastruktur publik dan iklim investasi swasta yang makin baik, ekspansi ekonomi kemungkinan masih berlanjut hingga tahun depan," katanya.

Apalagi, kata dia, lembaga pemeringkat utang seperti Standard & Poor's baru saja menaikkan peringkat negara Indonesia ke investment grade. Harapannya bisa mempercepat arus modal masuk, termasuk investasi langsung asing.

Selain itu, pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) hingga sekarang menjadi 4,25% bisa menopang pertumbuhan kredit yang cenderung melambat dalam 3 tahun terakhir.

Hasil riset ADB menyimpulkan, meskipun pemerintah mengurangi subsidi energi sehingga mengakibatkan kenaikan harga listrik. Jadi pengeluaran rumah tangga masih tetap kuat, keyakinan konsumen tampaknya masih baik berkat kestabilan rupiah. Selain itu harapan akan inflasi yang lebih terkendali, dengan inflasi umum (headline inflation) sebesar rata-rata 4,0% pada 2017 dan 3,7% pada 2018.

"Pemerintah mampu menjaga harga pangan melalui pengelolaan logistik dan pusat distribusi pangan di daerah-daerah secara lebih baik," katanya.

Melihat semua indikator tersebut, ADB menilai bahwa ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1% pada tahun, meskipun tak sesuai dengan target dalam RAPBN 2017, namun angka tersebut sudah sangat bagus.

"Ekonomi Indonesia tetap kuat terlepas dari ketidakpastian global, dengan pertumbuhan yang diharapkan akan baik pada tahun ini," katanya. [hid]

Komentar

 
x