Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:37 WIB

Mantan Menko Jokowi Ini Dianugerahi Penghargaan

Oleh : - | Selasa, 26 September 2017 | 17:30 WIB
Mantan Menko Jokowi Ini Dianugerahi Penghargaan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) memberikan penghargaan kepada Mantan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo atas jasa, karya bidang eksplorasi dan pengelolaan sumber daya alam.

Atas penghargaan ini, Indroyono yang juga alumni Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB), mengatakan, jika iklim eksplorasi migas di tanah air, masih memiliki masa depan yang cerah. Terutama eksplorasi laut, pada batuan pra tersier dan penerapan teknologi seismik multi-channel, berikut pengolahan datanya yang semakin canggih dengan metoda big data.

"Disamping itu, kita juga mulai bergerak kebidang-bidang geologi non-konvensional seperti energi baru dan terbarukan, seperti geothermal, issue perubahan iklim dan mitigasi bencana," kata peraih gelar Master of Science on Remote Sensing for Natural Resources dari University of Michigan-USA itu kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/9/2017)

Indroyono mengatakan, untuk wilayah busur kepulauan Indonesia, menjadi tempat bertumbukannya tiga lempeng tektonik ini, ilmu kebumian nampaknya akan terus maju dan berkembang, dan akan menjadi rujukan para ahli kebumian dunia.

Kata peraih Doctor of Philosophy in Geologic Remote Sensing dari University of Iowa-USA itu, Indonesia tetap akan berperan besar, asal selalu awas dan waspada mengikuti perkembangan zaman. "Terimakasih atas penghargaan IAGI 2017, saya selau siap untuk berdampingan bersama Anda semua guna, untuk maju bersama menyongsong masa depan Indonesia yang semakin cerah," kata Indroyono.

Indroyono adalah perintis penerapan teknologi penginderaan jauh di Indonesia untuk eksplorasi mineral dan migas, inventarisasi sumberdaya alam, perencanaan wilayah dan kota, penanggulangan kebakaran hutan serta aplikasi kelautan dan perikanan.

Saat ini, Indroyono telah menerbitkan 13 buku dan jurnal ilmiah. Di mana, karya-karyanya itu menjadi koleksi di perpustakaan-perpustakaan dunia. Diantarnya US Library of Congress, Washington DC; FAO Library-Rome dan Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Dan, Indroyono memperoleh gelar Profesor Riset BPPT pada 1995. Beragam penugasan di Pemerintahan pernah dijalaninya, diantaranya sebagai Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT (1996-1999), Dirjen Riset & Eksplorasi Laut KKP (19992000), Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan KKP (20012008) dan Sekretaris Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (20082012). Di Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ia pernah menjabat Direktur Sumberdaya Perikanan dan Akuakultur, Food & Agriculture Organization (FAO) di Roma-Italia (2012-2014) sebelum dipanggil pulang oleh Presiden Jokowi untuk membentuk kementerian baru, yaitu Kementerian Koordinator Kemaritiman.

Sebanyak 17 Bintang Jasa dan Penghargaan telah diperoleh Indroyono dari Indonesia, USA, Canada, Jepang, Perancis, Jerman, Thailand dan ASEAN, diantaranya: Bintang Mahaputera Pratama RI, Bintang Jasa Utama RI, Sigma XI Scientific Honor Society-USA, Fulbright Scholar Award-USA, Honorary Fellow ASEAN Federation of Engineers Organization, Penghargaan Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia, Penghargaan Ganesha Prajamanggala Bhakti Utama dari ITB, Penghargaan Perekayasa Utama Kehormatan BPPT dan Penghargaan Sarwono Prawirohardjo LIPI. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x