Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:55 WIB

Ekspor Produk Pertanian dan Industri Banten Naik

Oleh : - | Rabu, 27 September 2017 | 09:11 WIB
Ekspor Produk Pertanian dan Industri Banten Naik
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Serang - Ekspor nonmigas produk-produk pertanian dan industri Banten pada Juli 2017 meningkat masing-masing 35,25 persen dan 29,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, Rabu, mengatakan pada Juli 2017 ekspor nonmigas Banten seluruh sektor mengalami peningkatan, termasuk sektor tambang dan lainnya secara agregat terjadi peningkatan sebesar 49,54 persen.

Khusus untuk sektor industri, kata Soebeno, peningkatan nilai ekspor tadi sepertinya berkaitan dengan naiknya sepuluh golongan barang nonmigas utama yang didominasi oleh produk-produk dari sektor industri.

Sejalan dengan perbandingan bulan sebelumnya, nilai ekspor barang nonmigas kumulatif Juli 2017 meningkat dibanding Januari Juli 2016 pada semua sektor.

Pangsa ekspor nonmigas untuk Juli 2017 menurut sektor, masih didominasi oleh sektor industri, sebagaimana tahun sebelumnya, yaitu sebesar 97,99 persen. Pangsa ekspor sektor industri untuk periode tersebut naik dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar 97,67 persen.

Sebaliknya, pada sektor pertanian terjadi penurunan nilai ekspor serta pada sektor tambang dan lainnya tidak terjadi perubahan yang signifikan.

Sejalan dengan hal tersebut, nilai ekspor sektor migas kumulatif Juli 2017 juga lebih rendah dibanding Januari-Juli 2016, kata Soebeno.

Ekspor Banten menggunakan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai alat transportasinya mencapai nilai 763,02 juta dolar AS, disusul Pelabuhan Tanjung Leneng dan Cigading dengan ekspor masing-masing sebesar 72,70 juta dolar AS dan 64,93 juta dolar AS.

Ekspor gabungan melalui seluruh pelabuhan muat di Banten mengalami peningkatan. Demikian juga untuk ekspor yang melewati pelabuhan-pelabuhan muat di luar Banten. Sementara itu, peningkatan ekspor tertinggi terjadi pada Pelabuhan Tanjung Priok yaitu sebesar 179,22 juta dolar AS, dan yang terendah berasal dari pelabuhan lainnya yang naik 0,48 juta dolar AS.

Total Nilai ekspor Banten pada Juli 2017 naik 29,23 persen dibanding bulan sebelumnya, dari 766,22 juta dolar AS menjadi 990,19 juta dolar AS, dengan rincian ekspor nonmigas naik 29,24 persen dari 766,02 juta dolar AS menjadi 989,97 juta dolar AS, dan ekspor migas naik 9,50 persen dari 0,20 juta dolar AS menjadi 0,22 juta dolar AS.

EKspor nonmigas Banten berupa alas kaki mencapai nilai 213,87 juta dolar AS, bahan kimia organik (89,10 juta dolar AS), besi dan baja (86,65 juta dolar AS), plastik dan barang dari plastik (86,37 juta dolar AS), mesin-mesin/pesawt mekanik (43,82 juta dolar AS), tembaga (41,79 juta dolar AS), berbagai makanan olahan (41,27 juta dolar AS), karet dan barang dari karet (37,81 juta dolar AS), mesin/peralatan listrik (36,66 juta dolar AS) dan kertas/karton senilai 32,89 juta dolar AS.

Sementara tujuan ekspor, ke Thailand mencapai nilai 67,78 juta dolar AS, Malaysia (66,70 juta dolar AS), Filipina (53,51 juta dolar AS), Jerman (23,90 juta dolar AS), Belgia (23,80 juta dolar AS), Italia (19,49 juta dolar AS), Amerika Serikat (146,70 juta dolar AS), Tiongkok (110,88 juta dolar AS), Jepang (77,11 juta dolar AS), Korea Selatan (57,78 juta dolar AS), India (42,73 juta dolar AS) dan Australia sebesar 18,52 juta dolar AS. [tar]

Komentar

 
x