Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 20:32 WIB

KA Gaya Baru Malam Selatan Jadi Kereta Reguler

Oleh : Uji Sukma Medianti | Rabu, 27 September 2017 | 10:04 WIB
KA Gaya Baru Malam Selatan Jadi Kereta Reguler
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengubah nama KA Gaya Baru Malam Selatan (GBMS) Premium relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng (PP) menjadi KA Jayakarta Premium relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng PP mulai 28 September 2017.

Kebijakan ini dilakukan dalam rangka new building image terhadap kereta api jenis ekonomi premium ini, sehingga dapat meningkatkan animo masyarakat menggunakan layanan kereta api tersebut.

KA Jayakarta Premium yang sebelumnya KA GBMS Premium adalah KA tambahan yang biasa dijalankan saat moment tertentu, seperti saat long weekend dan libur hari raya keagamaan atau nasional.

"Dilihat sejak kemunculan KA GBMS Premium pada Lebaran tahun 2017 ini, okupansinya selalu tinggi atau tempat duduk yang selalu terjual habis. Maka dengan ini PT KAI mengeluarkan kebijakan untuk merubah status KA tambahan menjadi KA Reguler," ujar Suprapto, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Meskipun terjadi perubahan pada nama kereta api, namun fasilitas kereta tetap sama. KA ini terdiri dari delapan unit gerbong kereta premium dengan kapasitas masing-masing 80 tempat duduk dan dua unit gerbong kereta premium untuk penumpang dengan keterbatasan fisik yang berkapasitas 64 tempat duduk di masing-masing gerbong keretanya.


Sehingga total kapasitas dalam 1 kali perjalanan adalah 768 seat. Sedangkan, untuk jadwal keberangkatan, KA Jayakarta Premium berangkat dari Stasiun Pasarsenen pukul 13.20 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 03.47 WIB.

Sebaliknya dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 15.00 WIB dan tiba di stasiun akhir Pasarsenen pukul 05.30 WIB.

Adapun tarif Kereta Api Jayakarta Premium ini diantaranya :
1. 0 - 250 Km, tarif batas bawah Rp 110.000, dan tarif batas atas Rp 300.000

2. 251 - 515 Km, tarif batas bawah Rp 140.000, dan tarif batas atas Rp 350.000.

3. Di atas 515 Km, tarif batas bawah Rp 180.000, dan tarif batas atas Rp 450.000. [hid]

Komentar

 
x