Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 11:17 WIB

Listriki Daerah Terpencil, PLN Gandeng Pertamina

Oleh : - | Kamis, 28 September 2017 | 16:30 WIB
Listriki Daerah Terpencil, PLN Gandeng Pertamina
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) menandatangani kesepakatan kerja sama jual beli gas untuk kebutuhan listrik khususnya di daerah terpencil.

Dalam rilis kepada media, Jakarta, Kamis (28/9/2017), kedua belah pihak menandatangani Comemorative Ceremony atau Perjanjian Jual Beli Gas LNG untuk kebutuhan PLTG Sambera, Kalimantan Timur.

Dalam acara ini, Pertamina diwakili Direktur Gas Yenni Andayani. Sementara wakil dari PLN adalah Direktur pengadaan strategis Supangkat Iwan Santoso.

PT Pertamina (Persero) melalui anak perusahaannya PT Pertagas Niaga (PTGN) akan mensuplai LNG untuk PLTG dengan kapasitas 2x20 MW.

Yenni menyampaikan, kerja sama ini, merupakan upaya untuk mengoptimalkan infrasturktur LNG eksisting seperti di Kilang LNG Badak dan merupakan inovasi Pertamina dimana suplai gas dilakukan menggunakan moda LNG Truck.

"Suplai dengan sistem ini menjadi terobosan kami untuk menjangkau di wilayah terpencil yang tidak terjangkau pipa. Kami sangat mendukung program pemerintah dalam pembangunan listrik nasional 35 000 MW," tutur Yenni.

Suplai LNG akan dimulai pada April 2018, dengan jumlah kebutuhan 7,9 MMSCFD. Adapun mekanisme suplai menggunakan moda truk ISO tank dari Bontang dengan jarak tempuh sekitar 70 kilometer hingga ke PLTG Sembera.

Sebelum disalurkan, Pertamina juga menyiapkan infrastruktur berupa fasilitas regasifikasi di sekitar PLTG Sembara. Pertamina juga telah menyiapkan 20 truk ISO tank yang secara bergantian mengisi LNG.

Untuk tahap awal, kerja sama ini akan berlangsung selama lima tahun dan akan diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.

Pada kesempatan yang sama ditandatangani juga "Master Sales Purchase Agreement" yang merupakan bagian dari komitmen pasokan LNG jangka panjang dari Pertamina kepada PLN sebagai bentuk dukungan program kelistrikan 35.000 MW. [tar]

Komentar

 
Embed Widget

x