Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Januari 2018 | 08:52 WIB
 

Bank Pelat Merah Ini Tulang Punggung Sejuta Rumah

Oleh : - | Kamis, 5 Oktober 2017 | 11:15 WIB
Bank Pelat Merah Ini Tulang Punggung Sejuta Rumah
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Selain menggenjot pembiayaan perumahan dalam menyokong Program Satu Juta Rumah, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, berkomitmen penuh dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

Direktur Konsumer Bank BTN, Handayani mengatakan, perseroan telah memfasilitasi sejumlah persyaratan yang ditetapkan Kementerian PUPR, terkait penyaluran KPR Subsidi. Syarat-syarat yang dimaksud adalah kriteria penghasilan nasabah yang dibatasi untuk mengajukan KPR, surat pernyataan belum memiliki rumah, hingga surat pernyataan dari nasabah bahwa rumah subsidi tersebut akan ditempati.

Kata Handayani dalam rilis kepada media di Jakarta, Kamis (5/10/2017), jika dari hasil pengawasan atas KPR Subsidi tersebut terdapat rumah yang tidak dihuni, maka Bank BTN akan melakukan beberapa hal.

Di antaranya, Bank BTN akan menyampaikan surat kepada debitur untuk segera menghuni rumah tersebut atau meminta alasan mengapa rumah subsidi tersebut tidak dihuni. "Apabila terdapat data-data yang menjelaskan bahwa debitur tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan KPR Subsidi, maka Bank BTN pun akan mengubah fasilitas KPR Subsidi tersebut menjadi KPR Non-subsidi sesuai dengan bunga yang berlaku di perseroan saat itu," jelas Handayani.

Selama ini, lanjut Handayani, Bank BTN pun terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan selaku entitas yang ditunjuk sebagai pengawas dan pihak yang melakukan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan program FLPP. "Sesuai ketentuan Menteri PUPR, Bank BTN telah kooperatif dengan menyediakan data yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan, pemantauan, dan evaluasi serta mendampingi di lapangan," tutur Handayani.

Handayani menjelaskan jika ada temuan berupa rumah yang belum ditempati, lanjut Handayani, bisa memiliki beragam kemungkinan. "Bisa saja nasabah pindah ke kota lain karena pindah kerja, atau akses ke lokasi yang belum memadai." kata Handayani.

Handayani bilang, Bank BTN akan terus kooperatif dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR terkait penyaluran KPR subsidi tersebut. Bank BTN, imbuh Handayani, juga akan membentuk tim kerja khusus yang mendampingi unit kerja PUPR dalam melakukan evaluasi langsung di lapangan.

Dia berharap, para pihak-pihak terkait seperti kalangan pengembang pun ikut bekerja sama mematuhi ketentuan Kementerian PUPR untuk mewujudkan Program Satu Juta Rumah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sejak Program Satu Juta Rumah diguliran, Bank BTN juga terus berkomitmen menjadi integrator utama program nasional tersebut.

Hingga Juni 2017, Bank BTN telah memberikan dukungan pembiayaan perumahan untuk 370.173 unit rumah atau senilai Rp39,01 triliun. "Realisasi tersebut, telah mencapai 50% lebih dari target yang ditetapkan Bank BTN. Dari realisasi tersebut, sebanyak 5.108 unit KPR yang belum dimanfaatkan debitur tersebut hanya 1,37% dari total realisasi Program Satu Juta Rumah Bank BTN hingga Juni 2017," papar Handayani.

Tahun ini, Bank BTN siap memberikan dukungan pembiayaan perumahan untuk 666.000 unit rumah dalam rangka menyukseskan Program Satu Juta Rumah. [ipe]



Komentar

 
x