Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:37 WIB

Mentan Deklarasikan Kembalinya Kejayaan Rempah

Oleh : - | Kamis, 5 Oktober 2017 | 15:59 WIB
Mentan Deklarasikan Kembalinya Kejayaan Rempah
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Ambon - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mendeklarasikan kembalinya kejayaan rempah-rempah Indonesia paling cepat dalam 10 tahun. Kementan siap mengalokasikan anggaran bantuan bibit Rp 200 miliar bersumber dari APBNP 2017.

"Anggaran Rp5,5 triliun untuk bibit. Ini baru APBN-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan)," ujarnya dalam rapat kerja (raker) tentang Kembalikan Kejayaan Rempah Indonesia di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (4/10/2017).

Bantuan Rp200 miliar tersebut diberikan kepada Provinsi Maluku dan Maluku Utara, masing -masing Rp100 miliar. "Jika kurang kami masih ada anggaran tiga tahun ke depan. Kami anggarkan tiga tahun berturut-turut," tambahnya.

Menteri Amran meminta kepala dinas terkait, agar mengalokasikan bantuan tersebut ke sejumlah daerah berdasarkan keunggulannya masing-masing. Jadi arahnya skala ekonomis.

Guna mendukung pelaksanaan kegiatan dimaksud Menteri juga memberi bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor sebanyak 20 unit. "Ini dulu fokus, jangan diecer," katanya.

Untuk menyejahterakan petani, pemerintah mendorong investor untuk datang dan membangun industri pengolahan sekaligus menjual produk jadi.

Menteri Amran pun mendorong pihak perguruan tinggi turut berpartisipasi pada kegiatan yang bertujuan mengembalikan kejayaan rempah nusantara 500 tahun silam, kala dijajah Eropa. Para akademisi diharapkan menjadi pendamping, agar implementasinya di lapangan berjalan optimal.

Mentan pun berharap jajaran Kodam XVI/Pattimura dan Polda Maluku turut mengawal kegiatan tersebut, seperti penyaluran bantuan bibit agar tidak ada barang-barang palsu. "Tolong Pak dikawal," pintanya.

Menteri Amran optimis rempah-rempah nusantara akan kembali berjaya dalam tempo satu dasawarsa, mengingat ada dua keunggulan di Maluku. Pertama, memiliki bibit unggul, seperti kayu manis, cengkeh, pala, dan sebagainya. Penduduk Maluku pun berasal dari gen unggul, baik Arab, China, Belanda, Inggris, dan Portugis.

Kedua, agroclimate Maluku pun tiada banding. "Persoalannya, mau enggak gen-gen ini bertemu? Kalau bertemu, ini dahsyat," kata menteri kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu meyakinkan.

Menteri Amran meyakini bangsa Eropa bakal kembali melirik Indonesia bak 500 tahun silam. Namun, kehadirannya nanti untuk menjadi pembeli rempah-rempah, dan sebagai turis. "Kalau ini kita angkat kembali, Belanda nanti kembali ke sini, Inggris ke sini, China ke sini sebagai pembeli, dan turis" paparnya.

Pada kesempatan sama, Gubernur Maluku, Said Assagaf, mengaku gembira dan mengapresiasi rencana Menteri Amran mengembalikan kejayaan rempah. Karenanya, dia memastikan akan menyukseskan kebijakan tersebut. "Semoga dengan gagasan Pak Menteri, rempah-rempah kembali dapat perhatian dan menjadi sumber kesejahteraan rakyat di negeri ini," ucapnya. [*]

Komentar

 
x