Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 02:36 WIB

Bos Pajak Lari Cepat Aturan Pajak E-Commerce

Oleh : - | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 06:09 WIB
Bos Pajak Lari Cepat Aturan Pajak E-Commerce
Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tengah menyiapkan aturan pajak untuk bisnis elektronik atau e-commerce. Aturan ini sedang dikebut.

Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi mengatakan itu kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/10/2017). Dia bilang, aturan pajak mengenai e-commerce itu akan mengatur cara pembayaran hingga objek yang akan dipungut.
"Minggu depan pajak e-commerce," ucap Ken.

Alumni Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur ini memaparkan, salah satu mekanisme pemungutan pajak itu diberlakukan kepada pelaku e-commerce yang memiliki aplikasi, dan ini bukan merupakan objek pajak baru karena hanya cara transaksinya saja yang berubah dari konvensional ke elektronik.
"Ingat ya, transaksi online bukan berarti objek pajak baru, objek pajak lama yang belum terpajaki karena online," kata Ken.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), Yustinus Prastowo menilai, pemerintah harus hati-hati mengatur pajak atas e-commerce agar tidak berpengaruh negatif baik bagi industri e-commerce itu sendiri maupun para pelakunya.

"Mengingat e-commerce adalah sektor yang baru tumbuh, maka akan lebih baik Pemerintah lebih hati-hati agar kebijakan yang diambil tidak men-discourage para pelaku," ujar Yustinus.

Menurut Yustinus, perlu identifikasi dan klasifikasi yang jelas terkait model bisnis dan skala bisnis yang ada. Pelaku bisnis rintisan (start up) seyogianya mendapat perlakuan berbeda alias insentif, agar dapat tumbuh kembang dengan baik, difasilitasi, dan terus dijaga agar kelak dapat berkontribusi maksimal bagi negara. [tar]

Komentar

 
x