Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 21:03 WIB

Kabar Bank Muamalat Dibeli Lippo Dibantah

Oleh : - | Sabtu, 7 Oktober 2017 | 19:45 WIB
Kabar Bank Muamalat Dibeli Lippo Dibantah
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Beredarnya informasi bahwa Lippo Group membeli Bank Muamalat disesalkan banyak kalangan. Bahkan diyakini kabar tersebut tidaklah benar.

Bob Hasan dari Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Jelas-jelas 51% saham Bank Muamalat telah dibeli PT Minna Padi Investama yang tak memiliki kaitan dengan Lippo Group. Dengan nilai transaksi Rp4,5 triliun.

Kata Bob, informasi tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. "Kita sebagai Advokasi rakyat untuk Nusantara yang bergerak di bidang sosial politik dan ekonomi melihat posisi ini sangat tidak dapat dibiarkan begitu saja, kami akan mengambil langkah hukum," kata Bob di Jakarta, Sabtu (7/10/2017).

Untuk melengkapi langkah hukum yang bakal ditempuh, Bob berencana untuk melakukan klarifikasi terlebih dahulu, sebagai upaya yuridis formal untuk memenuhi unsur formal. Sebelum masuk ke unsur materiil yang bisa dijadikan bahan untuk mengadukan ini ke penegak hukum. "Langkah ini harus cepat diambil, agar isu ini tidak menjadi bola liar yang bisa meresahkan masyarakat terutama nasabah Bank Muamalat," ujar Bob.

Bob mengatakan, pola syariah merupakan pola syiar untuk umat Islam dalam berdakwah. Kontekstualnya, sumbu syiar ini akan terus di propaganda.

Dia menilai, kembalinya Bank Muamalat ke Indonesia, atau tidak dimiliki oleh investasi asing, sangat bagus. "Apalagi pendiri-pendiri sebelumnya seperti MUI dan ICMI dilibatkan lagi, ini membuat orang-orang tersebut grogi. Sehingga disebarluaskan bahwa itu adalah punya Lippo Group," papar Bob.

Dirinya menilai, kepentingan bisnis sangat kental sehingga tersiar informasi yang tak benar itu. "Kita melihat kembali ke khitahnya bahwa Bank Muamalat ini adalah Bank Syariah pertama dan terbaik dan sebagai sarana syiar Islam. Pola syariah ini yang menghindari pola riba tentu ini sangat menguntungkan kedua belah pihak, dan tentu ini bisa menjadi batu sandungan pesaing-pesaingnya," ujarnya.

Sekedar informasi saja, pesan berantai yang diterima wartawan disebutkan bahwa Bank Muamalat bakal dicaplok Lippo. Disebutkan bahwa informasi ini berasar dari internal Bank pelat merah.

Selanjutnya, Bank Muamalat bakal dijadikan supporter pembiayaan apartemen Meikarta. Padahal, pembelian Bank Muamalat tidak terkait dengan Lippo Group. [ipe]

Komentar

 
x