Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:38 WIB

Penerimaan Pajak 2017 Masuk Pintu Darurat

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 9 Oktober 2017 | 11:00 WIB
Penerimaan Pajak 2017 Masuk Pintu Darurat
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah bersiaga. Hal ini karena, realisasi penerimaan pajak hingga September 2017 masih jauh dari target tahun ini.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 pemerintahm menargetkan penerimaan pajak Rp 1.283 triliun, tapi hingga akhir September baru tercapai 60%.

Dari data yang dikutip Senin (8/10/2017) total penerimaan DJP (termasuk PPh Migas) sebesar Rp 770,7 triliun atau 60,0% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 2,79% (y-o-y).

Sementara untuk penerimaan DJP di luar PPh Migas sebesar Rp 732,1 triliun atau 59,0% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan minus 4,70% (y-o-y).

Untuk PPh Non Migas sendiri penerimaan baru sebesar Rp418,0 triliunm atau 56,3% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan lagi-lagi minus 12,32% (y-o-y).

Sementara itu PPN & PPnBM penerimaan baru sebesar Rp307,3 triliun atau 64,6% dari target APBN-P 2017 dengan pertumbuhan 13,70% (y-o-y).

"Pertumbuhan negatif penerimaan DJP lebih disebabkan adanya penerimaan yang tidak berulang (Uang Tebusan & PPh Final Revaluasi) dan beda waktu pencairan PBB & PPh DTP yang nilainya signifikan. Pertumbuhan non PPh Migas di luar uang tebusan dan di luar seluruh penerimaan yang tidak berulang & beda waktu tersebut sebesar 12,6%," bunyi alasan DJP. [fdl]

Komentar

 
Embed Widget

x